Dalam dunia bisnis, membangun usaha bersama rekan atau keluarga dapat menjadi langkah untuk memperbesar peluang keuntungan. Namun, perjalanan sebuah usaha tidak selalu berjalan mulus. Perbedaan visi, pengelolaan perusahaan, hingga persoalan kepemilikan merek dapat membuat hubungan antarpendiri berakhir.
Di Indonesia, sejumlah bisnis yang awalnya dibangun bersama akhirnya harus berpisah dan melanjutkan usaha dengan identitas atau pengelolaan masing-masing. Fenomena ini dikenal sebagai pecah kongsi, yaitu berakhirnya kerja sama bisnis antara dua pihak atau lebih yang sebelumnya menjalankan usaha secara bersama-sama.
Dilansir dari berbagai sumber, Kamis (15/10/2026), berikut lima bisnis yang dikenal pernah mengalami pecah kongsi di Indonesia. Yuk simak!
Ayam Goreng Suharti
Ayam Goreng Suharti merupakan salah satu bisnis kuliner legendaris di Indonesia yang dikenal dengan menu ayam goreng kremes. Usaha ini dirintis oleh Suharti bersama suaminya, Bambang Sachlan Pratohardjo, dan berkembang menjadi restoran yang memiliki pelanggan di berbagai daerah.
Dalam perjalanan bisnisnya, pasangan tersebut berpisah dan usaha ayam goreng yang sebelumnya dikelola bersama kemudian berkembang menjadi dua merek yang berbeda. Suharti kembali menjalankan bisnis dengan menggunakan nama Ayam Goreng Ny. Suharti serta foto dirinya sebagai identitas merek.
Dalam situs Ayam Goreng Suharti mencatat bahwa bisnis tersebut telah hadir sejak 1972.
Baca Juga: Tren Warteg Fancy Menjamur, Ini Strategi Bisnis Kuliner Menarik Konsumen
Cap Kaki Tiga dan Cap Badak
Cap Kaki Tiga dan Cap Badak merupakan dua merek larutan penyegar yang dikenal masyarakat Indonesia. Kisah keduanya berkaitan dengan kerja sama antara Wen Ken Drug, perusahaan asal Singapura, dan PT Sinde Budi Sentosa, perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang produk kesehatan.
Kerja sama tersebut berlangsung selama puluhan tahun sebelum kedua pihak berpisah pada 2008. Setelah perpisahan itu, Cap Badak berkembang sebagai merek tersendiri di bawah PT Sinde Budi Sentosa, sedangkan Cap Kaki Tiga tetap menjadi merek yang berbeda.
Holycow
Holycow dikenal sebagai bisnis restoran steak yang berkembang dari usaha sederhana menjadi salah satu merek kuliner yang dikenal di Indonesia. Bisnis ini dirintis oleh Afit Dwi Purwanto bersama istrinya, Lucy Wiryono, serta mitra bisnisnya, Wanda dan Wynda.
Namun, kerja sama tersebut berakhir pada Mei 2012 karena perbedaan visi dan misi di antara para pemilik. Setelah berpisah, masing-masing pihak menjalankan usaha dengan identitas dan pengelolaan sendiri.
Perpisahan tersebut membuat munculnya dua bisnis restoran dengan nama yang serupa, tetapi memiliki pengelolaan berbeda.
Tempo Gelato
Tempo Gelato merupakan bisnis kuliner yang populer di Yogyakarta karena menawarkan aneka gelato dengan berbagai pilihan rasa. Usaha ini didirikan pada 2015 oleh Pascal Briere, Ema Susmiyarti, dan Rudi Festraets.
Seiring berkembangnya bisnis, hubungan di antara para pendirinya mengalami perselisihan terkait pengelolaan usaha dan persoalan pembagian keuntungan. Perselisihan tersebut kemudian memengaruhi kelanjutan kerja sama di antara mereka.
Perjalanan bisnis ini menjadi contoh bahwa usaha yang berkembang sekalipun dapat menghadapi persoalan internal ketika para pendirinya memiliki perbedaan kepentingan.
Baca Juga: Perjalanan Bisnis Restoran Pagi Sore, Dari Mimpi Bersama hingga Pecah Kongsi
Maicih
Maicih merupakan merek keripik pedas yang sempat populer di Indonesia berkat strategi pemasaran yang menarik dan penyebaran penjualan melalui berbagai saluran. Bisnis ini bermula dari usaha keluarga yang melibatkan tiga bersaudara, yaitu Dimas Ginanjar Merdeka, Arie Kurniadi, dan Reza Nurhilman.
Dalam perkembangannya, ketiganya mengalami perbedaan visi dan misi dalam menjalankan usaha. Perbedaan tersebut berujung pada perpisahan bisnis, dengan masing-masing pihak melanjutkan kegiatan usaha melalui badan usaha yang berbeda.
Dimas disebut melanjutkan bisnis melalui CV Maicih, sedangkan Arie dan Reza menjalankan usaha melalui PT Maicih.
Dari sekian brand tersebut, ada kah yang menjadi favoritmu, Growthmates?