Industri modest fashion Indonesia terus berkembang dengan menghadirkan kreativitas yang semakin beragam. Tidak hanya mengandalkan desain busana muslim, para desainer lokal juga mulai mengangkat kekayaan wastra Nusantara sebagai identitas yang berpotensi memperkuat posisi Indonesia di panggung fesyen dunia.

Potensi tersebut terlihat dalam gelaran Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) X Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.

Mengusung tema "Indonesia's Integrated Modest Fashion Ecosystem: Transforming Modest Fashion Brands into Global Business", ajang ini menghadirkan 20 peragaan busana dengan melibatkan 200 desainer nasional dan internasional. Sebanyak 1.796 koleksi dari lebih dari 249 UMKM turut diperkenalkan kepada pengunjung.

Bukan sekadar menjadi panggung peragaan busana, IN2MOTIONFEST X JMFW 2026 juga menghadirkan ruang eksplorasi bagi desainer untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkenalkan potensi wastra Indonesia melalui pendekatan fesyen yang lebih modern.

Baca Juga: Keren! Indonesia Mantap Jadi Global Modest Fashion Sourcing Hub Lewat Sinergi IN2MOTIONFEST dan JMFW

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Aida S. Budiman, mengatakan Indonesia memiliki peluang besar untuk terus memperkuat posisinya dalam industri modest fashion dunia.

Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy 2025/2026, Indonesia menempati peringkat pertama dunia dalam sektor modest fashion. Menurut Aida, pencapaian tersebut perlu didukung dengan penguatan ekosistem industri yang terintegrasi agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga mampu menjadi pemain utama dalam menentukan tren modest fashion global.

"Modest fashion Indonesia telah mendapatkan pengakuan dunia. Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy 2025/2026, Indonesia menempati peringkat pertama dunia dalam sektor modest fashion, dengan prospek yang sangat besar," ujar Aida.

Wastra Nusantara Jadi Inspirasi Modest Fashion

Salah satu potensi yang terus dikembangkan dalam industri modest fashion Indonesia adalah kekayaan wastra Nusantara. Batik, tenun, hingga berbagai tekstil tradisional memiliki peluang untuk diolah menjadi koleksi busana modern yang mampu bersaing di pasar internasional.

Melalui IN2MOTIONFEST X JMFW 2026, pengembangan tersebut turut diperkuat melalui dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif. Salah satu fokusnya adalah pengembangan trend forecasting untuk membantu desainer membaca arah tren fesyen sekaligus mengangkat kekayaan budaya lokal.

Baca Juga: Dukung Ekonomi Hijau, IN2MF 2024 Promosikan Sustainable Fashion dengan Karya Wastra Lokal

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyebut IN2MOTIONFEST X JMFW menjadi salah satu bentuk kolaborasi untuk memperkuat ekosistem modest fashion Indonesia sekaligus membuka peluang bagi karya kreatif nasional agar semakin terhubung dengan industri global.

Menurutnya, penguatan subsektor fesyen perlu didukung melalui perluasan akses pasar, jejaring bisnis, serta pemanfaatan teknologi digital secara bertanggung jawab. Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) juga menjadi perhatian agar karya desainer lokal memiliki perlindungan hukum.

Selain peragaan busana, rangkaian acara tahun ini turut menghadirkan Seminar Indonesian Modest Fashion Trend Forecasting 2027/2028. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membahas perkembangan dan proyeksi tren modest fashion ke depan.

Perpaduan Fesyen dan Kekayaan Budaya Indonesia

Potensi modest fesyen Indonesia juga berkaitan erat dengan kekayaan budaya yang dimiliki setiap daerah. Hal ini menjadi peluang bagi desainer untuk menghadirkan karya yang tidak hanya mengikuti perkembangan tren, tetapi juga membawa karakter dan cerita dari wastra Nusantara.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengatakan Indonesia memiliki kekayaan wastra yang dapat menjadi daya tarik bagi industri fesyen sekaligus sektor pariwisata.

"Indonesia memiliki kekayaan wastra, mulai dari batik, tenun, hingga beragam tekstil tradisional Nusantara. Melalui peragaan busana, pameran, trade show, dan business matching wastra, kami berharap acara ini meningkatkan eksposur jenama lokal, menghasilkan kemitraan dan transaksi bisnis, serta menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung dan berbelanja di Jakarta," ungkap Widiyanti.

Selain seminar tren, IN2MOTIONFEST X JMFW 2026 juga menghadirkan masterclass dan workshop yang memberikan ruang pembelajaran serta pengembangan kemampuan bagi pelaku industri.

Dengan melibatkan ratusan desainer dan UMKM, perhelatan ini diharapkan dapat memperkuat kreativitas industri modest fashion Indonesia sekaligus memperkenalkan kekayaan wastra Nusantara kepada pasar yang lebih luas.