Buat kamu yang menganggap ngopi bukan sekadar menikmati secangkir minuman, destinasi kopi bisa menjadi bagian menarik dari perjalanan. Holafly, perusahaan penyedia eSIM perjalanan, merilis daftar 10 destinasi kopi terbaik dunia melalui Holafly Coffee Travel Index.

Indeks tersebut mengevaluasi 18 wilayah kopi yang diakui secara global berdasarkan lima kategori, yakni warisan asal kopi, kepadatan kafe, infrastruktur wisata kopi, keterjangkauan kopi spesial, dan permintaan global.

Masing-masing kategori memiliki bobot yang sama, yakni 20 persen. Penilaian dilakukan dengan skala 100 poin berdasarkan kumpulan data publik dan sejumlah metrik perjalanan untuk membandingkan pengalaman kopi di berbagai destinasi.

Baca Juga: Suka Minum Kopi di Pagi Hari ? Ini 8 Cara Membuatnya Lebih Sehat

Hasilnya, sejumlah kota dan wilayah penghasil kopi masuk dalam daftar destinasi yang dinilai menawarkan kombinasi menarik antara sejarah, cita rasa, pengalaman wisata, hingga harga kopi.

Berikut 10 destinasi kopi terbaik di dunia menurut Holafly Coffee Travel Index, dikutip Rabu (07/10/2026):

  1. Eje Cafetero, Kolombia — 71,4
  2. Ho Chi Minh, Vietnam — 66,8
  3. Addis Ababa, Etiopia — 64,1
  4. Melbourne, Australia — 62,5
  5. Roma, Italia — 58,9
  6. Minas Gerais, Brasil — 57,3
  7. Antigua, Guatemala — 54,2
  8. Havana, Kuba — 52,8
  9. Kigali, Rwanda — 49,1
  10. Sana'a dan Haraz, Yaman — 46,5

Menariknya, Ho Chi Minh, Vietnam, menempati posisi kedua dengan skor 66,8 sekaligus menjadi satu-satunya destinasi dari Asia Tenggara yang masuk dalam daftar tersebut.

Baca Juga: Kedai Kopi Makin Menjamur, Bos Janji Jiwa Ungkap Celah Besar yang Masih Bisa Digarap

Kota ini menawarkan pengalaman kopi yang cukup khas dengan perpaduan biji kopi Robusta dan perkembangan tren kafe yang semakin beragam. Salah satu daya tariknya adalah harga kopi seduh spesial yang relatif terjangkau.

Selain kopi spesial, wisatawan juga bisa mencicipi kopi es manis khas Vietnam. Pengalaman ngopi di Ho Chi Minh pun cukup beragam, mulai dari duduk santai di bangku plastik kecil di warung pinggir jalan hingga menikmati kopi di kedai yang tenang dan dilengkapi pendingin udara.

Sementara itu, Eje Cafetero di Kolombia menempati posisi teratas dengan skor 71,4. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu kawasan penting dalam industri kopi Kolombia dan menawarkan pengalaman yang berkaitan erat dengan sejarah serta budaya kopi.

Di posisi ketiga ada Addis Ababa, Etiopia, dengan skor 64,1. Kota tersebut menjadi salah satu destinasi menarik bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat budaya kopi yang telah mengakar di negara tersebut.

Dengan demikian, perjalanan untuk menikmati kopi tak hanya soal mencari biji atau seduhan terbaik, tetapi juga pengalaman mengenal budaya, sejarah, dan kebiasaan masyarakat lokal di setiap destinasi.