Hana Namira, Wardah Brand Representative, menuturkan bahwa peluncuran serum ini sekaligus menjadi upaya untuk mendekatkan pembahasan sains kulit dengan kebiasaan konsumen sehari-hari.
“Kami melihat semakin banyak konsumen yang memperhatikan apa yang mereka makan, bagaimana mereka bergerak, dan kapan mereka beristirahat. Namun, hubungan kebiasaan sehari-hari dengan kesehatan kulit masih perlu dijelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami. Lewat Skin Longevity Clinic dan NAD+ Glow Energy Booster Serum, Wardah ingin membuat percakapan tentang skin science lebih dekat dengan rutinitas nyata konsumen,” tutur Hana Namira.
Wardah juga melaporkan hasil pengujian produk yang mencakup penggunaan satu kali, pemakaian semalaman, hingga penggunaan selama 14 hari. Dalam pengujian satu kali terhadap 33 panelis, produk ini mencatat hasil peningkatan instant glowing sebesar 18 persen dan instant brightening sebesar 10 persen.
Sementara itu, pengujian semalaman terhadap 37 panelis menunjukkan peningkatan hidrasi sebesar 30,8 persen serta penurunan tampilan kemerahan (redness) sebesar 5,5 persen.

Pada pengujian selama 14 hari terhadap 40 panelis, Wardah melaporkan perubahan tampilan bintik hitam sebesar 40,7 persen, peningkatan brightening sebesar 8,9 persen, dan penurunan tampilan kemerahan sebesar 6,6 persen.
Angka-angka tersebut merupakan hasil pengujian yang dilaporkan Wardah. Interpretasi hasilnya perlu merujuk pada metode pengujian, parameter pengukuran, dan keterangan resmi produk agar konsumen memperoleh pemahaman yang tepat mengenai manfaat yang dimaksud.
Lebih dari sekadar memperkenalkan produk baru, melalui Skin Longevity Clinic 2026, Wardah ingin mengajak konsumen melihat kesehatan kulit dari perspektif yang lebih menyeluruh.
Konsep skin longevity menekankan pentingnya menjaga kondisi kulit secara berkelanjutan melalui kebiasaan yang dapat diterapkan secara konsisten, mulai dari memperhatikan asupan makanan, tetap aktif bergerak, memperoleh istirahat yang cukup, hingga memilih produk perawatan sesuai kebutuhan kulit.
Pendekatan ini juga mendapat perhatian dari Sivia, yang menilai bahwa kondisi kulit dapat menjadi salah satu hal yang terasa berubah ketika aktivitas sehari-hari semakin padat.
“Kalau jadwal lagi padat, aku paling gampang notice saat kulit mulai kelihatan capek dan kusam. Buat aku, menjaga kulit itu bukan cuma soal satu produk, tapi juga bagaimana aku mengatur tidur, aktivitas, dan rutinitas skincare. Aku suka approach yang bikin kita lebih paham kebutuhan kulit sendiri,” tandas Sivia.
Baca Juga: Wardah PDRN Sunscreen Hadir dengan UV Thermal Relief Technology, Ini Keunggulannya