Selain perkembangan bisnis operasional, Gabriel berpandangan, strategi korporasi juga berperan dalam meningkatkan daya tarik perusahaan bagi investor.

Salah satu hal yang menjadi perhatiannya adalah rencana dual listing atau pencatatan saham di lebih dari satu bursa yang disebut tengah dipersiapkan manajemen.

Menurut Gabriel, akses ke pasar modal internasional berpotensi memperluas basis investor dan membuka peluang memperoleh likuiditas dari luar negeri.

“Kalau kita hanya mengandalkan dana investasi di pasar lokal, likuiditasnya terbatas. Dengan adanya dual listing, perusahaan berpotensi mendapatkan akses terhadap likuiditas global,” katanya.

Ia pun menekankan bahwa pertumbuhan fundamental bisnis perlu berjalan seiring dengan strategi pengembangan perusahaan di pasar modal.

Gabriel mengatakan, perusahaan yang mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, dan menjaga kinerja operasional memiliki landasan yang lebih kuat untuk membangun kepercayaan investor dalam jangka panjang.

Meski demikian, rencana dual listing tersebut masih perlu mengacu pada penjelasan resmi manajemen mengenai entitas yang akan melakukan pencatatan, bursa tujuan, dan jadwal pelaksanaannya.

Lebih lanjut, Gabriel mengatakan, dana investasi Triv Group di Multi Medika diharapkan dapat mendukung ekspansi perusahaan.

Selain investasi modal, pihaknya melihat peluang kolaborasi melalui jaringan bisnis yang dimiliki grup, terutama dalam pengembangan distribusi dan penguatan merek.

Ia juga menjelaskan bahwa Triv Group akan tetap berfokus pada bisnis inti di bidang teknologi finansial atau financial technology serta sektor wellness.

Ke depan, grup tersebut melihat peluang memperluas ekosistem bisnis, termasuk kemungkinan memasuki sektor layanan kesehatan dan mengintegrasikan produk-produk Multi Medika ke dalam jaringan usahanya.

Dari sisi industri produk higienitas, Gabriel mendukung ambisi MMIX untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal. Ia berharap, perusahaan dapat berkembang menjadi salah satu pemain utama di Indonesia.

“Grup kami selalu berupaya menjadi nomor satu di setiap sektor tempat kami berinvestasi. Saya berharap Multi Medika juga bisa menjadi produsen utama untuk produk popok, masker, produk kecantikan, dan kategori lainnya di Indonesia,” pungkasnya.

Gabriel menegaskan dukungan terhadap perusahaan tidak hanya terbatas pada pendanaan, tetapi juga mencakup peluang kolaborasi distribusi dan penguatan merek.

Baca Juga: British International Investment Targetkan Pendanaan Iklim Sebesar US$1,6 Miliar di Asia Tenggara