Hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) disebut-sebut tengah berjarak, hubungan baik keduanya retak karena berbagai alasan.
Pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan, salah satu penyebab utama keretakan itu adalah kelakuan Gibran yang dipandang sebagai tidak pro terhadap program-program prioritas pemerintah yang diinisiasi Prabowo, terutama adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dimana Gibran dianggap terang-terangan menunjukan sikap berbeda.
Baca Juga: Jokowi Mendadak Terbang ke Jakarta Jelang Sidang Diskualifikasi Gibran, Mau Kasak-kusuk ya Pak?!
Ray kemudian menyinggung sikap Gibran yang belakang rajin bersafari mengunjungi korban keracunan MBG di berbagai daerah di Indonesia. Dalam beberapa kesempatan Gibran bahkan meminta siswa tak perlu menyantap MBG, dia malah menyarankan mereka membawa bekal sendiri sebagaimana yang ia sampaikan ketika mengunjungi korban keracunan MBG di Batang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.
"Saya sih sudah berulang kali mengatakan hubungan antara Pak Jokowi dengan Pak Prabowo itu retak, gitu lho,” kata Ray dalam keterangannya, dikutip Selasa (6/10/2026).
“Kalau pemerintah kita ini kan berkesan denial ya, terhadap korban-korban keracunan ini. Menutupinya tidak mungkin, tetapi mau mencoba bahwa tidak ada masalah lah, kira-kira gitu. Nah, di posisi yang berbeda dilakukan oleh Gibran,” ujar Ray.
Dari sikap tersebut, Ray membaca adanya upaya Gibran untuk memperlihatkan empati kepada masyarakat yang terdampak dugaan keracunan MBG.
“Artinya kan Gibran itu mau menunjukkan perasaan yang sama dengan yang dihinggapi oleh banyak orang hari ini,” ungkapnya.
Tak hanya pernyataan Gibran, Ray juga menyoroti penampilan sang Wakil Presiden ketika berada di Batang. Menurutnya, pakaian hitam yang dikenakan Gibran memiliki simbol politik tersendiri jika dibandingkan dengan citra Prabowo Subianto yang kerap tampil menggunakan pakaian putih.
Baca Juga: Gibran Jatuh, Jokowi Gerak Cepat Siapkan Pengganti!
“Itulah lanjutan yang saya sebut berpisah. Karena intinya sekarang harus dibuat figur yang berbeda dengan Pak Prabowo. Kalau Pak Prabowo putih, dia hitam,” ucap Ray.