CEO F&B ID Kawan Lama Group, Devin Widya Krisnadi mengatakan investasi teknologi tak melulu soal modal besar, sukses tidaknya investasi di sektor ini turut didukung faktor fundamental lainnya, salah satunya adalah kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM). 

Menurutnya kesiapan serta kemampuan SDM dalam investasi teknologi menjadi faktor kunci sukses tidaknya bisnis tersebut.

Baca Juga: Cerita Firman Syarif Tuhepaly, Magister Engineering yang Sukses Berkat Investasi di Pasar Modal

Modal besar yang tak ditunjang kualitas SDM kata Devin bakal membawa arah investasi ke tepi jurang, pihaknya sudah beberapa kali menjajal investasi di sektor teknologi dan gagal total lantaran kemampuan SDM yang tak menunjang.   

Devin mengatakan, kesiapan SDM bukan sekadar menyiapkan satu dua orang saja, tetapi hal itu mencakup seluruh komponen mulai dari jabatan paling bawah hingga yang paling pucuk. 

“Makanya tadi saya berkali-kali bilang bahwa investasi teknologi itu bukan hanya sekedar uangnya aja, tapi apakah orang-orang kita dari seluruh layer, dari paling atas sampai paling bawah itu siap untuk berkomitmen melakukan hal ini,” kata Devin dilansir Olenka.id Rabu (8/4/2026).

“Kalau enggak, yang sering saya alami juga, beberapa kali kita lakukan investasi teknologi tapi orangnya belum siap. Kalau itu yang terjadi, malah jadi investasi yang rugi lah, dimana mungkin beberapa kali kita sering cut loss ya teknologi-teknologi yang tadi sempat kita implementasikan,” tambahnya. 

Tahap awal memulai investasi teknologi kata Devin adalah melihat secara cermat kemampuan dan kesiapan SDM dalam perusahaan, apabila kualitas SDM belum memenuhi standar, maka niat investasi teknologi sebaiknya diurungkan.

Ketimbang buru-buru mengambil keputusan investasi sebaiknya fokus menggembleng kemampuan SDM untuk menghadapi langkah bisnis tersebut 

“Jadi kalau menurut saya, mungkin di awal itu yang paling penting melihat dulu nih dari organisasi apakah kita sudah mempunyai fundamental yang kuat untuk menerima teknologi-teknologi itu,” ucapnya. 

Lebih lanjut kata Devin investasi teknologi bukan sebuah perkara muda, keputusan bisnis seperti ini perlu dipertimbangkan masak-masak. Teknologi adalah sesuatu sangat cepat mengalami perubahan dari waktu ke waktu jadi Devin sekali lagi menegaskan bahwa investasi teknologi membutuhkan dukungan SDM berkualitas. 

Baca Juga: Cerita Firman Syarif Tuhepaly, Magister Engineering yang Sukses Berkat Investasi di Pasar Modal

“ Karena teknologi itu di satu sisi sangat membantu, tapi di sisi lain juga bergerak dengan sangat cepat. Jadi kita harus siap untuk mempunyai orang-orang yang juga bisa beradaptasi dan mengikuti kita,” pungkasnya.