Annisa Hertami dikenal sebagai salah satu aktris yang acap kali membintangi film bertema sejarah, biopik, atau yang berlatar era masa lalu sejak awal perjalanan kariernya di dunia perfilman Tanah Air..
Ada beragam karakter yang pernah diperankan perempuan berdarah Jawa ini. Mulai dari Mariyem dalam film Soegija (2012) hingga Alfiah, istri Jenderal Soedirman, dalam film Jenderal Soedirman (2015).
Terlepas dari itu, Olenka telah merangkum informasi dari berbagai sumber, Minggu (1/11/2026), untuk mengenal lebih jauh sosok dan perjalanan karier Annisa Hertami.
Baca Juga: ‘Langganan’ Jadi Ibu di Film, Intip Profil dan Jejak Karier Aktris Senior Unique Priscilla
Profil Annisa Hertami
Annisa Hertami Kusumastuti Yudhomo merupakan aktris sekaligus penulis kelahiran Magelang, Jawa Tengah, pada 7 Oktober 1988. Ia tumbuh di keluarga yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang dan pekerja kantoran. Meski begitu, sejak kecil Annisa sudah cukup dekat dengan dunia seni dan pertunjukan.
Ketertarikannya itu berawal dari hal-hal sederhana. Ia terbiasa menonton pertunjukan wayang dan mendengarkan sandiwara radio yang diputar sang kakek. Dari pengalaman masa kecil tersebut, ketertarikan Annisa terhadap seni pun semakin tumbuh.
Soal pendidikan, Annisa sempat menempuh D-4 Manajemen Produksi Siaran di Sekolah Tinggi Multi Media MMTC Yogyakarta hingga lulus. Ia kemudian melanjutkan pendidikan S-2 di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Setelah sempat mengambil program Penciptaan dan Pengkajian Seni melalui jalur mutasi, Annisa akhirnya menyelesaikan studi S-2 Seni di kampus tersebut.
Perjalanan Karier
Nama Annisa Hertami mulai dikenal lewat perannya sebagai Mariyem dalam film Soegija pada 2012. Sebelum tampil di layar lebar, ia sebenarnya sudah cukup banyak terlibat dalam produksi film pendek, baik sebagai pemain maupun di balik layar.
Setelah Soegija, Annisa kembali mendapat kesempatan memerankan sejumlah karakter dalam film bertema sejarah dan biopik. Salah satunya adalah Alfiah, istri Jenderal Soedirman, dalam film Jenderal Soedirman (2015). Ia juga tampil dalam film Jokowi (2013) sebagai Iid.
Seiring berjalannya waktu, Annisa mulai menjajal lebih banyak karakter dan genre. Ia terlibat dalam sejumlah film, seperti Aach... Aku Jatuh Cinta, Pesantren Impian, dan Nyai pada 2016. Namanya kemudian hadir dalam film Promise (2017), The Gift (2018), hingga Bumi Manusia (2019) sebagai Parjiyah.
Pada tahun-tahun berikutnya, Annisa juga terus aktif membintangi berbagai film dengan genre yang beragam. Beberapa di antaranya adalah Lampor: Keranda Terbang (2019), Surat dari Kematian (2020), Ghost Writer 2 (2022), Anak Titipan Setan (2023), dan Budi Pekerti (2023).
Annisa pun kembali tampil dalam sejumlah film pada 2024 dan 2025, termasuk Dilan: Wo Ai Ni 1983, Gowok: Kamasutra Jawa, serta Pembantaian Dukun Santet.
Baca Juga: Berkenalan dengan Maria Theodore, Intip Profil dan Jejak Karier Sang Aktris
Tak hanya di film layar lebar, Annisa juga sempat tampil dalam beberapa film pendek dan serial web. Di antaranya Kisah Tanah Jawa: Merapi (2019), Auranora, Pulang, dan Pertaruhan the Series (2022). Ia juga kembali terlibat dalam musim kedua Pertaruhan the Series pada 2023.
Di luar dunia akting, Annisa turut menyalurkan ketertarikannya pada dunia tulis-menulis. Pada 2017, ia menerbitkan buku kumpulan puisi berjudul Agar Dapat Kubaca Zaman.
Kemampuan akting Annisa Hertami juga membawanya masuk dalam sejumlah nominasi penghargaan.
Pada 2012, ia masuk nominasi Pemeran Utama Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia berkat perannya dalam Soegija. Di tahun yang sama, Annisa juga terpilih sebagai Pendatang Baru Terpilih dalam ajang Piala Maya.
Setahun kemudian, namanya kembali tercatat dalam nominasi Indonesian Movie Actors Awards 2013 untuk kategori Aktris Pendatang Baru Terbaik dan Aktris Pendatang Baru Terfavorit.