Di balik dinamika sektor jasa keuangan nasional, nama Ogi Prastomiyono sudah lama ikut mewarnai perjalanannya. Berbekal pengalaman panjang di dunia perbankan dan keuangan non-bank, ia menapaki karier dari berbagai lini hingga dipercaya memegang peran strategis.
Sejak 2022, pria kelahiran Bogor pada 21 Mei 1961 ini mengemban amanah sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Praktisi jasa keuangan sejati ini telah memulai kariernya di industri perbankan dari bawah.
Mengutip dari laman resmi OJK, Sabtu (7/2/2026), Ogi Prastomiyono memiliki latar pendidikan yang begitu gemilang. Ia memperoleh gelar sarjana Teknologi Industri Pertanian dari Institut Pertanian Bogor pada 1984, dan Master of Business Administration dari University of Notre Dame, Amerika Serikat, pada 1994.
Baca Juga: Lepas Jabatan Petinggi OJK, Ini Dia Sosok dan Perjalanan Karier Inarno Djajadi
Memperkuat kompetensinya,Ogi mengantongi Sertifikat Manajemen Risiko Tingkat 5 dari Indonesian Risk Professional Association bersama Bank Indonesia pada 2004. Ia juga mengikuti pembaruan sertifikasi manajemen risiko melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan dan Ikatan Bankir Indonesia bekerja sama dengan Program Magister Manajemen FEB UGM pada 2016.
Perjalanan Karier
Ogi Prastomiyono ogi mengawali perjalanan kariernya di Bank Ekspor Impor Indonesia atau Exim Bank pada 1986. Di sana, ia menduduki posisi sebagai Loan Officer di Divisi Kredit Perkebunan. Posisi terakhirnya di Exim Bank sebagai Kepala Divisi Penelitian dan Pengembangan.
Kemudian, Ogi bergabung dengan Bank Mandiri pada 1999. Di sana, ia dipercaya menempati sejumlah posisi strategis yang berkaitan dengan pengawasan kebijakan dan operasional, mulai dari Kepala Divisi Kepatuhan, Group Head Compliance, hingga Kepala Audit Internal.
Pada periode 2003–2005, ia juga mengemban amanah sebagai Direktur Bank Syariah Mandiri. Seiring perjalanan kariernya, Ogi kemudian menjabat sebagai Direktur Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia Bank Mandiri pada 2008–2014, sebelum melanjutkan perannya sebagai Direktur
Baca Juga: Rekam Jejak Mukhamad Misbakhun: Politisi Keuangan yang Namanya Masuk Bursa Ketua OJK
Beliau diangkat sebagai Direktur Compliance & Human Capital Bank Mandiri (2008-2014), kemudian sebagai Direktur Risk Management & Compliance (2014-2015), lalu Direktur Technology & Operations (2015-2016), dan sebagai Direktur Operations tahun (2016-2018).
Setelah meninggalkan Bank Mandiri, Ogi melanjutkan kariernya di sektor industri non-keuangan. Ia dipercaya menjabat sebagai Direktur Layanan Strategis di PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) pada 2018 hingga 2021. Tak hanya itu, ia juga sempat menjadi Wakil Komisaris Utama PT Vale Tbk selama periode 2020–2022.
Pada 2022, Ogi resmi bergabung dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setelah lolos uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR RI.
Ia ditunjuk sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam peran ini, ia bertanggung jawab mengawasi berbagai lembaga keuangan non-bank, mulai dari perusahaan asuransi, dana pensiun, hingga perusahaan pembiayaan.
Selain tugas utama tersebut, Ogi juga menjadi Anggota Dewan Konsultatif Standar Akuntansi Keuangan secara ex-officio di Ikatan Akuntan Indonesia. Peran ini berkaitan dengan pengawasan penerapan standar akuntansi dan pelaporan keuangan di sektor jasa keuangan.
Baca Juga: Profil dan Perjalanan Karier Mirza Adityaswara, Wakil Ketua Dewan OJK yang Ikut Tanggalkan Jabatan
Selama di OJK, Ogi aktif mendorong penguatan industri asuransi dan keuangan non-bank. Salah satu langkah penting yang dipimpinnya adalah penyusunan Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Sektor Perasuransian 2023–2027, yang ditujukan untuk memperluas jangkauan serta meningkatkan pemanfaatan produk asuransi di masyarakat.
Ia juga bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk membentuk Program Penjamin Polis, sebuah skema perlindungan bagi nasabah jika perusahaan asuransi menghadapi masalah keuangan atau dilikuidasi. Selain itu, Ogi turut ambil bagian dalam Indonesia Insurance Summit 2024, forum yang membahas strategi pertumbuhan industri asuransi nasional.