Bagi pecinta film horor Indonesia, nama Ruth Marini tentu sudah tidak asing lagi. Aktris ini dikenal lewat berbagai perannya dalam deretan film horor populer Tanah Air. Beberapa di antaranya seperti Sebelum Iblis Menjemput, Pemandi Jenazah, Anak Kunti, Panggilan dari Kubur, dan sejumlah judul lainnya yang semakin mengukuhkan namanya di genre horor.

Ruth kerap dipercaya memerankan peran sosok dengan karakter unik. Salah satu yang cukup ikonik hingga membuatnya dikenal khalayak luas adalah perannya sebagai Sinto Gendeng dalam film Wiro Sableng. 

Berikut ini telah Olenka rangkum dari berbagai sumber, Minggu (10/5/2025), untuk mengenal lebih lanjut sosok dan perjalanan karier Ruth Marini. 

Baca Juga: Berkenalan dengan Imelda Therinne dan Jejak Karier dari Model hingga Dunia Akting

Profil Ruth Marini

Ruth Marini merupakan aktris kelahiran 18 Agustus 1984 di Bandar Lampung. Ia lahir dan besar di sana. Ruth diketahui menempuh pendidikan di SMA Negeri 9 Bandar Lampung, lalu melanjutkan studi di Universitas Lampung dengan mengambil jurusan Biologi dan lulus pada 2007.

Perihal kehidupan pribadinya, pemeran Mbok Tun dalam film Layangan Putus ini telah menikah dengan Muhammad Haqqi Annazili pada 19 April 2014. Dari pernikahannya itu, ia dikaruniai anak laki-laki semata wayang bernama Alziru Andrafathir Annazili yan lahir pada 28 Januari 2015.

Perjalanan Karier

Ruth Marini sudah mengasah bakat aktingnya sejak bergabung dengan komunitas Teater Satu Lampung pada 1999. Setelah 15 tahun berkarya di panggung teater, Ruth memutuskan hengkang dan hijrah ke ibu kota.

Di Jakarta, Ruth mendirikan Sanggar Aktor Cilik Indonesia pada 2016. Di samping itu, ia juga melakoni profesinya sebagai seorang dosen di Sekolah Tinggi Hukum Jakarta. 

Ruth pun mulai melebarkan sayapnya ke layar lebar setelah lolos casting sebagai Sinto Gendeng dalam film Wiro Sableng 212 yang tayang pada 2018. Peran tersebut membuat pemain teater kawakan ini semakin dikenal luas dan mulai mendapat banyak tawaran film, khususnya di genre horor.

Baca Juga: Berkenalan dengan Della Dartyan dan Jejak Kariernya dari Kontes Kecantikan hingga Dunia Film

Sejak saat itu, Ruth aktif membintangi berbagai judul populer seperti Ratu Ilmu Hitam, Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2, Asih 2, Inang, hingga Perempuan Bergaun Merah. Namanya juga semakin sering muncul dalam film horor Tanah Air lewat Kereta Berdarah, Pemandi Jenazah, Menjelang Ajal, Anak Kunti, Petaka Gunung Gede, Panggilan dari Kubur, hingga Alas Roban.

Tak hanya di layar lebar, Ruth juga aktif membintangi serial web. Ia tampil dalam sejumlah judul seperti Layangan Putus, Teluh Darah, Joko Anwar’s Nightmares and Daydreams, Zona Merah, hingga Ular Tangga Dara(h). Selain itu, ia juga pernah terlibat dalam beberapa FTV dan film pendek yang semakin memperlihatkan kemampuan aktingnya di berbagai karakter.

Nominasi & Penghargaan

Berkat kemampuan aktingnya, Ruth Marini juga berhasil meraih sejumlah nominasi penghargaan bergengsi. 

Perannya sebagai Sinto Gendeng dalam Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 membawanya masuk nominasi Aktris Pendukung Pilihan di Festival Film Tempo 2018 serta Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia tahun yang sama.

Baca Juga: Profil Lulu Tobing dan Jejak Perjalanan Karier dari Model hingga Aktris Ternama

Pada 2019, Ruth kembali mendapat perhatian lewat nominasi Aktris Pendatang Baru Terpilih di Piala Maya, serta masuk nominasi Pendatang Baru Terbaik dan Pendatang Baru Terfavorit di Indonesian Movie Actors Awards. Ia juga mendapat nominasi Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di Indonesian Box Office Movie Awards.

Kariernya yang konsisten di dunia akting kembali membawanya masuk nominasi Festival Film Bandung 2025 untuk kategori Pemeran Pembantu Wanita Terpuji Serial Web lewat serial Zona Merah.