Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberi kompensasi dalam bentuk pelayanan kesehatan gratis bagi warga yang terdampak banjir.
Gubernur Pramono Anung mengatakan layanan kesehatan gratis itu diberikan Pemprov DKI untuk meringan beban masyarakat. Adapun layanan kesehatan gratis itu bisa didapat dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit umum daerah (RSUD).
Baca Juga: Pramono Optimis Bank Jakarta Melantai di Bursa Efek pada 2027
“Untuk yang terdampak banjir kalau di Jakarta semuanya gratis. Semuanya (baik di puskesmas maupun di RSUD) kalau ada korban terdampak banjir, maka kami gratiskan," kata Pramono Anung dilansir Olenka.id Kamis (29/1/2026).
Adapun masyarakat yang terdampak banjir terancam berbagai penyakit, mulai dari penyakit kulit, diare hingga penyakit kencing tikus atau leptospirosis yang dipicu oleh bakteri dari urine hewan yang terbawa genangan.
Pramono secara khusus menyoroti kencing tikus dia meminta masyarakat untuk memeriksa kesehatan di fasilitas-fasilitas kesehatan terdekat apabila mulai merasakan gejala-gejala seperti demam, nyeri otot, atau mata memerah setelah melakukan aktivitas bersih-bersih rumah pascabanjir.
Meski begitu, Pramono memastikan sejauh ini belum ditemukan adanya kasus penyakit kencing tikus, sekalipun ada Pemprov DKI bakal mengambil tindakan pengobatan secara optimal.
Baca Juga: Bank Jakarta Dukung Penuh Program Sanitasi Ramah Lingkungan Besutan Gubernur Pramono
“Saya terngiang-ngiang dengan kencing tikus dan itu ternyata di Jakarta belum ada. Toh kalau ada, kami pasti akan secara preventif melakukan pencegahan terhadap itu. Dan siap untuk itu. Kalau ada,” pungkas politisi PDI Perjuangan itu.