Growthmates, penyakit jantung tidak selalu datang dengan gejala yang dramatis. Dalam sejumlah kasus, tubuh justru memberikan tanda-tanda samar yang mudah disalahartikan sebagai stres, kelelahan, gangguan asam lambung, atau sekadar bagian dari proses penuaan.

Rasa lelah yang tidak biasa setelah menaiki tangga, sesak napas saat melakukan aktivitas rutin, hingga sensasi tidak nyaman di dada yang dianggap sebagai masalah lambung, misalnya, bisa menjadi sinyal yang perlu diperhatikan. Terlebih, jika keluhan tersebut baru muncul, semakin sering terjadi, atau terasa berbeda dari kondisi tubuh biasanya.

Dr. M. Sai Sudhakar, Direktur Cardiac Sciences di Gleneagles Hospitals, Lakdi-ka-pul dan L.B. Nagar, Hyderabad, mengatakan bahwa serangan jantung tidak selalu diawali dengan nyeri dada hebat.

“Tidak semua serangan jantung diawali dengan nyeri dada yang hebat. Terkadang, jantung ‘berbisik’ sebelum akhirnya ‘berteriak’,” ungkapnya.

Menurutnya, 'bisikan'tersebut penting untuk dikenali karena penyakit jantung koroner dapat berkembang tanpa gejala yang jelas hingga akhirnya memicu kondisi medis serius. Beberapa keluhan bahkan dapat muncul saat seseorang melakukan aktivitas fisik dan mereda ketika beristirahat.

Lantas, apa saja tanda samar yang perlu diwaspadai? Dikutip dari Times of India, Kamis (1/10/2026), berikut sejumlah gejala yang perlu diperhatikan.

1. Stamina Menurun dan Tubuh Lebih Cepat Lelah

Setiap orang tentu pernah merasa lelah. Namun, perubahan dari kemampuan fisik yang biasanya dimiliki perlu mendapat perhatian.

Misalnya, seseorang yang sebelumnya mampu menaiki dua lantai tangga dengan nyaman tiba-tiba harus berhenti setelah satu lantai karena kelelahan. Begitu pula ketika aktivitas sehari-hari seperti berjalan, berbelanja, atau melakukan pekerjaan rumah tangga yang sebelumnya terasa ringan kini membuat tubuh lebih cepat kehilangan tenaga.

Kelelahan sendiri memiliki banyak penyebab sehingga tidak otomatis menunjukkan penyakit jantung. Namun, penurunan stamina yang tidak biasa dapat menyertai masalah jantung dan terkadang lebih mudah terabaikan, termasuk pada wanita dan kelompok lanjut usia.

Karena itu, perubahan kemampuan tubuh dibandingkan kondisi biasanya menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

2. Sesak Napas yang Bukan Sekadar Masalah Kebugaran

Sesak napas ketika berjalan, menaiki tangga, atau melakukan pekerjaan rumah tangga sering kali dianggap sebagai tanda tubuh kurang bugar.

Padahal, sesak napas yang baru muncul atau semakin memburuk juga dapat berkaitan dengan penyakit arteri koroner, gagal jantung, maupun gangguan irama jantung.

Perlu lebih waspada jika sesak napas muncul ketika sedang beristirahat, membuat seseorang terbangun dari tidur, atau disertai rasa tidak nyaman di dada. Kondisi seperti ini memerlukan penanganan medis segera.

Dengan kata lain, jangan langsung menganggap sesak napas sebagai akibat kurang olahraga, terutama jika keluhan tersebut merupakan perubahan baru atau semakin sering terjadi.

Baca Juga: Jangan Anggap Gagal Jantung Sekadar Jantung Bengkak, Dokter Ungkap Risikonya pada Usia Muda