Growthmates, kalau selama ini sunscreen lebih sering dianggap sebagai ‘tameng’ untuk melindungi kulit dari panas dan sinar matahari, ternyata manfaatnya bisa lebih panjang dari itu.

Penggunaan sunscreen secara rutin juga berkaitan dengan bagaimana kita menjaga kondisi kulit agar tetap sehat dan berfungsi optimal seiring bertambahnya usia.

Dokter sekaligus Content Creator dr. Ayman Alatas, Sp.MK, memaparkan bahwa paparan sinar ultraviolet (UV) merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kondisi kulit dalam jangka panjang.

Karena itu, kata dia, penggunaan sunscreen secara konsisten menjadi bagian penting dalam menjaga skin longevity atau kesehatan kulit dalam jangka panjang.

“Skin longevity kan untuk menjaga, supaya memperlambat tentang penuaan. Jadi penggunaan sunscreen itu sendiri kan memproteksi dari sinar UV,” papar dr. Ayman, saat sesi talkshow ‘Can Sunscreen Do More Than Protect?’, yang menjadi bagian dari Wardah Skin Longevity Clinic di SPAC8 ASHTA, Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

dr. Ayman melanjutkan, paparan sinar UV dapat berdampak pada kulit, termasuk berkaitan dengan kerusakan kolagen dan DNA. Ketika paparan tersebut terjadi terus-menerus tanpa perlindungan yang memadai, kondisi kulit pun dapat terpengaruh.

“Yang kita tahu sinar UV itu akhirnya merusak kulit, dari produksi kolagennya, terus juga terkait dengan reaksi akhirnya merusak DNA, jadi kanker kulit,” jelasnya.

Karena itu, penggunaan sunscreen secara rutin tidak hanya berkaitan dengan tampilan kulit saat ini, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi kulit dalam jangka panjang.

Dengan perlindungan yang konsisten, kata dia, fungsi kulit dapat lebih terjaga sekaligus membantu memperlambat tanda-tanda penuaan akibat paparan lingkungan.

“Dengan penggunaan sunscreen yang secara rutin berkaitan sama skin longevity, jadi kulitnya secara fungsinya lebih baik dan secara look-nya akan tetap terlihat, memperlambat proses penuaan tadi,” lanjut dr. Ayman.

Lantas, apakah aturan memakai sunscreen di dalam dan di luar ruangan sebenarnya sama?

Menurut dr. Ayman, salah satu hal yang membuat kebutuhan reapply sunscreen berbeda adalah kondisi ketika seseorang berada di luar ruangan.

Baca Juga: Dokter Ungkap Pentingnya Sunscreen untuk Skin Resilience dan Skin Longevity