Ada yang berbeda ketika memasuki Desound Showroom Melawai Jakarta. Alih-alih dihadapkan etalase produk yang saling berjajar, Desound Showroom Melawai justru menyambut para pengunjung dengan layout ruangan yang hangat dan homey. 

Berlokasi di Jalan Melawai Raya Nomor 193 C & D, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Desound Melawai resmi dibuka pada Jumat (21/8/2026) sebagai one stop solutions yang menawarkan lebih dari sekadar produk, melainkan juga pengalaman berarti bagi setiap pengunjung yang datang.

Desound Melawai memiliki lima lantai dengan konsep experiential yang berbeda di setiap lantai. Dengan begitu, pengunjung tidak hanya diajak memahami audio melalui angka dan spesifikasi, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mendengar, mencoba, membandingkan dan berkonsultasi secara langsung di showroom.

Baca Juga: Dorong IP Lokal Indonesia Berdaya Saing Global: Dari Si Juki hingga Bona & Friends Hadir di hIPlay Playground Lippo Mall Puri

"Orang sering datang dengan pertanyaan teknis, padahal yang sebenarnya mereka cari adalah sistem yang cocok untuk ruang dan kebiasaan mereka. DESOUND Showroom Melawai dirancang agar proses itu bisa dimulai dari pengalaman langsung," pungkas Direktur PT Inti Megah Sewara, James Eric Pribadi dalam sambutannya di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Lantas, seperti apa pengalaman yang ditawarkan Desound Melawai di setiap lantainya?

Lantai 1: Memulai Perjalanan dari Audio Gallery

Lantai pertama menjadi awal perjalanan dalam menjelajah Desound Melawai. Sejak memasuki showroom, pengunjung bisa memulai experience dengan Audio Gallery. Di sini, pengunjung langsung berhadapan dengan beragam pilihan, mulai dari luxury audio, home audio, multimedia, personal audio hingga alat musik.

Yang menarik, area ini tidak dibuat sekadar seperti etalase produk. Beberapa ruang dirancang menyerupai kondisi rumah atau apartemen, termasuk ruang keluarga dengan home theater dan area membaca. Dengan begitu, pengunjung bisa membayangkan bagaimana perangkat audio akan menyatu dengan ruang tempat mereka beraktivitas sehari-hari. Konsep tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengalaman audio premium tidak harus selalu berada di ruang khusus.

"Premium audio bukan hanya sekadar tentang perangkatnya saja, tetapi juga tentang bagaimana audio tersebut dapat menyatu dengan ruangan, interior, dan gaya hidup kita sehari-hari," tambahnya.

Lantai 2: Saat Audio Bertemu Musik dan Kreativitas

Naik ke lantai dua, perjalanan berubah menjadi lebih interaktif. Salah satu area yang menjadi perhatian adalah SHURE Experience Space, tempat pengunjung dapat mencoba langsung berbagai perangkat audio untuk kebutuhan live performance, music production, content creation, hingga penggunaan kasual.

Tidak hanya melihat produk, pengunjung juga bisa merasakan langsung karakter suara dari perangkat yang tersedia. Mulai dari mikrofon SM58 yang legendaris hingga lini mikrofon wireless dan perangkat untuk kebutuhan podcast dapat dieksplorasi di area ini. 

Masih di lantai yang sama, pengalaman tersebut berlanjut ke ruang meeting yang dibuat menyerupai kondisi penggunaan sebenarnya. Sistemnya dilengkapi mikrofon, speaker, touch panel, mini PC dan kamera sehingga pengunjung dapat merasakan langsung bagaimana teknologi audio digunakan dalam aktivitas meeting. 

Lantai dua juga menghadirkan area alat musik dengan pilihan keyboard, digital piano, arranger hingga perangkat DJ. Bagi pencinta musik, lantai ini terasa seperti ruang eksplorasi untuk mencoba sekaligus menemukan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan bermusik.

Lantai 3: Menemukan Karakter Suara

Memasuki lantai tiga, suasananya bergeser ke pengalaman lifestyle audio dan luxury audio. Di area ini, pengunjung dapat mengeksplorasi bagaimana perangkat audio premium bisa menjadi bagian dari keseharian sekaligus menyatu dengan desain interior.

Salah satu pengalaman yang ditawarkan adalah KEF Product Experience, yang memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk memahami bagaimana speaker dan penempatannya dapat memengaruhi detail, dimensi, serta karakter suara. 

Tobias Harris W selaku Chief Creative Officer TCD NYC menjelaskan bahwa pengalaman destinasi imersif di Desound Melawai sengaja dirancang bagi mereka yang berjiwa muda dan adaptif. Pasalnya Desound Melawai menawarkan pilihan solusi audio premium yang dikurasi khusus untuk momen personal, petualangan outdoor, traveling, maupun perayaan bersama. Berbekal saran ahli serta ruang interaktif untuk mencoba dan membandingkan produk, Desound membantu pelanggan menemukan pilihan yang paling pas dengan gaya hidup dinamis mereka, sembari didukung oleh layanan purnajual yang berdedikasi.

"Lebih dari sekadar toko, Desound senantiasa menghadirkan inovasi terkini dan teknologi audio mutakhir dalam setiap kunjungan. Dengan mengapresiasi minat pribadi serta momen kebersamaan komunitas, Desound menyajikan pengalaman istimewa di mana setiap suara mencerminkan kisah unik penggunanya” tegas Tobias Harris.

Lantai 4: Dari Karaoke hingga Ruang Komunitas

Jika lantai 1-4 pengunjung lebih banyak diajak mengeksplorasi perangkat, berebda dengan lantai empat yang membawa pengalaman audio ke ranah hiburan dan kebersamaan.

Di lantai ini, terdapat karaoke room, home theatre room, hingga Desound Community Space yang futuristik. Di karaoke room, pengunjung dapat merasakan bagaimana mikrofon, speaker, pemrosesan suara dan konfigurasi ruangan bekerja sebagai satu kesatuan. Sementara itu, pada sudut home theatre room menawarkan pengalaman menonton film dengan kombinasi audio dan visual yang lebih imersif. 

Kemudian, community space menjadi area yang membawa pengalaman audio ke tingkat yang lebih sosial. Ruang ini memang disiapkan bagi berbagai komunitas untuk berkumpul dan berkolaborasi. Dengan konsep tersebut, lantai empat bukan hanya tentang mendengarkan suara, tetapi juga bagaimana audio menjadi bagian dari aktivitas, hiburan, dan interaksi antarkomunitas.

Lantai 5: Masuk ke Dunia Audio Profesional

Perjalanan kemudian ditutup di lantai lima yang secara khusus diperuntukkan bagi kebutuhan professional audio. Berbeda dengan perangkat lifestyle yang umumnya berukuran lebih compact, area ini menampilkan professional speaker, audio system hingga professional lighting untuk kebutuhan berskala besar maupun komersial.

James Eric Pribadi menjelaskan bahwa area ini memberikan kesempatan kepada system integrator maupun end user untuk mencoba langsung perangkat yang berukuran lebih besar dan tidak mudah diuji di ruang retail biasa. Di lantai ini, DESOUND juga memperkenalkan www.desound.co.id sebagai refleksi pengalaman offline store yang dapat diakses pelanggan di seluruh Indonesia dengan harga, program promosi, dan standar pelayanan yang konsisten. Pengalaman tersebut dilengkapi DELYSA yaitu sales agent via WhatsApp untuk memudahkan pelanggan bertanya, berkonsultasi, dan mendapatkan informasi mengenai kebutuhan audio tanpa harus datang langsung ke store.

“Perangkat yang baik tetap perlu ditempatkan dalam konteks yang tepat. Melalui pembagian area ini, pengunjung dapat memahami peran masing-masing sistem, melihat cara kerjanya, lalu mendiskusikan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan," tambahnya lagi.