Politikus keturunan Indonesia-Tiongkok, Alvin Tedjo, terpilih sebagai Wali Kota Mississauga, Ontario, Kanada, pada Senin (26/10/2026) waktu setempat. Ia berhasil mengungguli wali kota petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie dengan perolehan 74.479 suara atau sekitar 39,2 persen berdasarkan hasil pemilihan yang dilaporkan media setempat.
Kemenangan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan Alvin, yang sebelumnya menjabat sebagai anggota Dewan Kota Mississauga sejak 2022. Latar belakang keluarga, pendidikan, dan pengalamannya di pemerintahan menjadi bagian dari perjalanan hingga ia terpilih memimpin kota tempatnya tumbuh besar.
Tumbuh di Kanada sejak Usia Empat Tahun
Alvin Tedjo berasal dari keluarga keturunan Indonesia dan China. Orang tuanya pindah ke Kanada pada 1970-an dan menetap di Mississauga ketika Alvin berusia empat tahun.
Dalam profil yang dimuat di situs resminya, Alvin menceritakan bahwa keputusan orang tuanya untuk merantau didorong oleh keinginan membangun kehidupan yang lebih baik bagi keluarga mereka.
"Kisah hidup saya di Mississauga dimulai ketika saya berusia empat tahun. Orang tua saya berimigrasi ke sini dari belahan dunia lain demi mencari kehidupan yang lebih baik dan masa depan yang lebih cerah bagi keluarga kami," ujar Alvin.
Sejak kecil, Alvin tumbuh di Mississauga dan mengenal kota tersebut sebagai tempat tinggal sekaligus lingkungan tempatnya berkembang. Kedekatan itu berlanjut hingga dewasa. Alvin dan istrinya, Rebecca, memilih menetap dan membangun keluarga di kota tersebut bersama anak-anak mereka.
Bibit Kepemimpinan yang Muncul Sejak SMA
Ketertarikan Alvin terhadap kepemimpinan mulai terlihat ketika ia duduk di bangku sekolah menengah atas. Ia pernah menjadi anggota komite penasihat pemuda untuk wali kota.
Saat itu, Alvin juga berkesempatan bertemu dengan Hazel McCallion, mantan Wali Kota Mississauga. Pertemuan tersebut terjadi setelah Alvin menerima penghargaan Young Citizen of the Year.
Dalam wawancara yang dikutip sejumlah media, Alvin mengenang pesan McCallion yang mendorongnya untuk terjun ke dunia politik.
"Terjunlah ke dunia politik, anak muda," tutur McCallion kepada Alvin.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan awal Alvin dalam mengenal pemerintahan lokal. Keterlibatannya dalam organisasi sekolah dan kegiatan kepemudaan memberinya kesempatan untuk memahami peran pemimpin dalam menyampaikan aspirasi masyarakat.
Perjalanan Akademik hingga ke Harvard
Alvin melanjutkan pendidikan tinggi di Queen's University, Kanada, dengan mengambil bidang ilmu politik. Ia menempuh pendidikan sarjana pada 2003–2007 dan aktif dalam organisasi mahasiswa.
Pada 2015–2017, Alvin melanjutkan pendidikan di Harvard Extension School, Amerika Serikat, melalui program sertifikat pascasarjana di bidang Learning Design and Technology. Ia kemudian meraih gelar Master of Liberal Arts dalam bidang Digital Media Design pada 2020.
Membangun Karier di Bidang Pendidikan dan Pemerintahan
Sebelum terjun ke pemerintahan kota, Alvin membangun karier di bidang kebijakan pendidikan dan hubungan pemerintahan. Ia pernah bekerja di Ontario Undergraduate Student Alliance sebagai direktur komunikasi dan hubungan masyarakat, kemudian bergabung dengan Kementerian Pendidikan Tinggi dan Universitas Ontario sebagai penasihat kebijakan.
Ia juga bekerja di Sheridan College dalam bidang hubungan pemerintahan dan melanjutkan karier di Toronto Metropolitan University sebagai direktur strategi dan komunikasi.
Pada 2022, Alvin terpilih sebagai anggota Dewan Kota Mississauga untuk Ward 2, yang mencakup wilayah Clarkson dan Lorne Park. Selama menjabat, ia mengangkat sejumlah persoalan masyarakat, mulai dari transportasi umum, pembangunan hunian, hingga perluasan ruang terbuka hijau.
Mengutip situs resminya, Alvin juga mengeklaim telah mendukung penambahan tempat penampungan bagi tunawisma, penguatan bank pangan, serta berbagai upaya untuk meningkatkan fasilitas publik.
Bangkit dari Kekalahan hingga Terpilih Jadi Wali Kota
Sebelum memenangkan pemilihan wali kota pada 2026, Alvin sempat mengikuti beberapa kontestasi politik. Pada 2018, ia mencalonkan diri sebagai kandidat Partai Liberal Ontario untuk daerah pemilihan Oakville North–Burlington, tetapi belum berhasil memperoleh kursi.
Ia kembali mencalonkan diri sebagai Wali Kota Mississauga pada pemilihan sela 2024 setelah Bonnie Crombie mengundurkan diri. Namun, Alvin menempati posisi kedua di bawah Carolyn Parrish.
Pada 2026, Alvin kembali mengikuti pemilihan wali kota dengan menghadapi Parrish sebagai petahana dan Crombie sebagai mantan wali kota.
Berdasarkan hasil pemilihan yang dilaporkan media setempat, Alvin memperoleh 74.479 suara atau sekitar 39,2 persen. Ia mengungguli Parrish yang meraih 51.853 suara dan Crombie dengan 43.191 suara.
Kemenangan tersebut mengantarkannya menjadi Wali Kota Mississauga setelah sebelumnya menjalani satu periode sebagai anggota dewan kota.
Perjalanan Alvin Tedjo memperlihatkan bagaimana pengalaman hidup, pendidikan, dan keterlibatan dalam pemerintahan lokal membentuk kariernya. Dari seorang anak imigran yang tumbuh di Mississauga hingga terpilih memimpin kota tersebut, ia kini memasuki babak baru dalam perjalanan politiknya di Kanada.