Melissa Karim kembali menyapa para penggemar lewat karya terbarunya dalam film “Na Willa” yang akan tayang, 15 Maret 2026 mendatang. Dalam film garapan sutradara Ryan Adriandhy ini, Melissa memerankan karakter Cik Mien, si penjaga kios baik hati dan akan beradu akting dengan deretan artis kenamaan lainnya seperti Luisa Adreena, Junior Liem, Ira Wibowo hingga Azamy Syauqi.

Jauh sebelum terjun ke dunia akting, Melissa mengawali kariernya sebagai penyiar radio. Dalam perjalanan kariernya, ia juga sempat akting menjadi orang di balik layar sebagai penulis skenario hingga asisten sutradara untuk sejumlah judul film.

Berikut telah Olenka rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (14/3/2026), untuk mengenal lebih lanjut sosok dan perjalanan karier Melissa Karim.

Baca Juga: Lebih Dekat dengan Lola Amaria: Aktris Berbakat yang Kini Bersinar di Balik Layar

Profil Melissa Karim

Melissa Karim lahir pada 12 Mei 1978. Perempuan keturunan Tionghoa ini kini telah berusia 47 tahun dan diketahui menganut agama Kristen.

Sebagai figur publik, kehidupan pribadinya kerap menjadi sorotan. Pada 14 Februari 2009, Melissa menikah dengan Ralph Tampubolon yang berprofesi sebagai presenter di Metro TV. 

Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang putra bernama Lucius Jazz Tikvatenu Tampubolon yang lahir pada 3 April 2011. Namun, rumah tangga mereka berakhir dengan perceraian pada 2016.

Melissa kemudian kembali menikah pada 18 Agustus 2019 di New Zealand dengan Endru March Sukardi. Endru dikenal sebagai pramuirama, peselancar, sekaligus penyiar radio. Saat menikah dengan Melissa, ia berstatus duda dan telah memiliki dua orang anak.

Perjalanan Karier

Melissa Karim mengawali kariernya di dunia hiburan sebagai penyiar radio di Hard Rock FM Jakarta. Pengalamannya sebagai penyiar membuat namanya mulai dikenal publik sebelum akhirnya merambah ke dunia akting.

Debut aktingnya dimulai pada 2006 lewat film Berbagi Suami. Setelah itu, Melissa terus tampil dalam berbagai film layar lebar, seperti Quickie Express (2007), Gara-Gara Bola (2008), hingga Arisan! 2 (2011). Ia juga membintangi sejumlah film populer lain seperti Filosofi Kopi the Movie (2015), My Stupid Boss (2016), Cek Toko Sebelah (2016), serta Love for Sale (2018).

Kariernya di dunia film berlanjut lewat berbagai judul lain, di antaranya Terbang, Menembus Langit (2018), My Stupid Boss 2 (2019), Mantan Manten (2019), Bridezilla (2019), Temen Kondangan (2020), Pelukis Hantu (2020), hingga A World Without (2021). Dalam beberapa tahun terakhir, ia juga tampil dalam film A Normal Woman yang dirilis pada 2025.

Selain film layar lebar, Melissa juga aktif bermain di serial televisi dan serial web. Ia pernah tampil dalam Arisan! the Series (2006) serta Salon CiMey (2014). 

Di ranah serial web, Melissa membintangi sejumlah judul seperti Filosofi Kopi the SeriesHalustikRewriteGossip Girl IndonesiaHerbarSuka Duka BerdukaKeluarga Cemara the SeriesMendua, hingga Imperfect the Series 2.

Baca Juga: Berkenalan dengan Nadine Chandrawinata, Aktris yang Juga Jadi Aktivis Lingkungan

Tak hanya itu, Melissa juga pernah terlibat dalam film pendek berjudul Elegi Melodi (2018), yang semakin menambah panjang daftar karya dan kiprahnya di industri hiburan Indonesia.

Selain dikenal sebagai aktris dan presenter, Melissa Karim juga terlibat dalam sejumlah project di balik layar. Ia pernah menjajal berbagai peran non-akting, mulai dari penulis skenario hingga produser.

Pada 2008, Melissa terlibat dalam film Perempuan Punya Cerita sebagai penulis skenario untuk segmen Cerita Cibinong dan Cerita Jakarta. Dalam proyek yang sama, ia juga menjadi asisten sutradara untuk segmen Cerita Jakarta dan Cerita Pulau. Pengalamannya sebagai penulis berlanjut lewat film Langit Biru (2011).

Tak hanya itu, Melissa juga pernah menjabat sebagai ko-produser dalam film musikal Ini Kisah Tiga Dara (2016). Sementara di dunia televisi, ia tercatat menjadi penulis skenario untuk serial Arisan! the Series (2006).

Di ranah serial web, Melissa kembali terlibat di balik layar sebagai penulis skenario untuk serial Gossip Girl Indonesia yang tayang pada 2020. Pengalaman ini menunjukkan kiprahnya yang tidak hanya terbatas di depan kamera, tetapi juga dalam proses kreatif di balik produksi film dan serial.

Keren banget, ya!