Indonesia merupakan salah satu dari lima pasar Duolingo dengan pertumbuhan pengguna aktif harian (DAU) tercepat di dunia dari tahun ke tahun. Capaian ini menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat Indonesia untuk belajar bahasa.
Dalam perbincangannya dengan kreator asal Indonesia, Raditya Dika, di kantor Duolingo di New York City, CEO sekaligus salah satu pendiri Duolingo, Luis von Ahn, menyoroti tingginya motivasi pengguna di Indonesia untuk belajar bahasa serta komitmennya untuk membantu lebih banyak orang Indonesia belajar bahasa.
“Kami melihat potensi yang sangat besar di pasar Indonesia,” ujar von Ahn, dikutip dari rilis yang diterima, Minggu (27/9/2026).
von Ahn juga menyoroti peluang untuk membantu masyarakat Indonesia mempelajari bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, Korea, dan bahasa lainnya, serta menyambut positif pertumbuhan Duolingo di Indonesia.
Pasar dengan semangat belajar yang mendorong ambisi lebih besar
Data pembelajar Duolingo menunjukkan bahwa Indonesia menempati posisi teratas secara global dalam proporsi pembelajar yang menyebut “mendukung pendidikan saya” sebagai salah satu motivasi mereka belajar.
Dibandingkan rata-rata global, pembelajar di Indonesia 37% lebih mungkin belajar bahasa untuk mendukung pendidikan dan 41% lebih mungkin belajar untuk mengisi waktu secara produktif. Motivasi ini menunjukkan bahwa bagi masyarakat Indonesia, belajar bahasa dipandang sebagai bagian penting dari pengembangan diri dan investasi untuk masa depan.