Makan sayur setiap hari tentu menjadi kebiasaan wajib untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, tahukah kamu bahwa cara memasak sayuran sangat menentukan seberapa banyak nutrisi yang benar-benar masuk ke dalam tubuhmu?
Melansir dari laman Health, metode memasak seperti mengukus (steaming) dan merebus (boiling) memberikan hasil yang sangat berbeda terhadap kandungan vitamin, rasa, hingga tekstur sayuran. Yuk, intip perbandingannya agar kamu tidak salah langkah di dapur!
1. Mengukus Sayuran
Mengukus memanfaatkan uap panas dari air mendidih tanpa membuat sayuran bersentuhan langsung dengan air. Cara ini terbukti menjadi salah satu metode terbaik untuk menjaga kualitas gizi makanan:
- Vitamin C dan Antioksidan Aman: Karena tidak terendam air, vitamin yang larut dalam air (seperti vitamin C, beta-karoten, dan antioksidan flavonoid) tidak mudah luntur. Studi menunjukkan mengukus selama 5 menit hanya menghilangkan sekitar 8,6%–14,3% vitamin C.
- Tekstur Lebih Renyah (Crispy): Sayuran kukus mempertahankan warna yang lebih cerah, tekstur yang segar, serta rasa asli yang lebih nikmat.
Baca Juga: Dari Buah Beri hingga Bawang Putih, Ini 7 Buah dan Sayuran Terbaik untuk Kesehatan Jantung
2. Merebus Sayuran
Sebaliknya, merebus sayuran dengan merendamnya sepenuhnya ke dalam air mendidih membuat nutrisi penting lebih mudah hilang. Vitamin C dan mineral berharga lainnya akan larut ke dalam air rebusan yang biasanya langsung dibuang. Proses pemanasan basah ini juga membuat sayuran menjadi jauh lebih lembik, meski sebagian orang menyukainya karena lebih mudah dikunyah.
Panduan Waktu Mengukus Sayuran Favoritmu
Agar sayuran matang sempurna tanpa kehilangan kerenyahannya, pastikan kamu memperhatikan durasi mengukusnya:
- Bayam & Kacang Polong: 3 menit
- Brokoli: 5 menit
- Kembang Kol: 5–6 menit
- Asparagus & Buncis: 4–6 menit
- Brussels Sprouts: 8–10 menit
- Kentang Berukuran Kecil: 15–20 menit