Menjelang bulan suci Ramadan, kebutuhan perempuan terhadap modest fesyen yang tak hanya stylish tetapi juga fungsional kian meningkat.
Ragam aktivitas, mulai dari bekerja, bersilaturahmi, hingga ibadah, menuntut pilihan fesyen yang praktis, nyaman, dan mudah dipadupadankan.
Menjawab kebutuhan tersebut, brand modest fesyen lokal Zyta Delia kembali menghadirkan koleksi terbarunya dalam rangkaian kampanye Shopee 2.2 Ramadan Fashion Sale yang berlangsung sejak 25 Januari hingga 3 Februari.
Melalui koleksi yang mencakup printed scarf, basic scarf, tas, sepatu, hingga aksesoris, Zyta Delia konsisten menghadirkan tren modest fesyen yang dekat dengan keseharian perempuan Indonesia.
Brand yang berada di bawah naungan Zyta Delia Rahma ini merancang setiap produk untuk menemani berbagai momen selama Ramadan hingga Lebaran, dengan mengedepankan desain versatile dan material berkualitas.
“Ramadan selalu jadi momen penting buat kami untuk lebih peka melihat kebutuhan konsumen. Zyta Delia sejak awal fokus menghadirkan produk modest fesyen yang stylish dan juga fungsional,” ungkap Zyta Delia Rahma, Founder of Zyta Delia, dikutip Jumat (30/1/2026).
Zyta menambahkan, dukungan ekosistem digital seperti Shopee memungkinkannya membaca tren dengan lebih cepat dan menghadirkan produk yang relevan.
“Dengan dukungan ekosistem seperti Shopee, kami bisa lebih cepat membaca tren dan menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Dari situ, Zyta Delia terus tumbuh sebagai brand modest fesyen lokal yang relevan," tuturnya.
Perjalanan Zyta Delia sendiri berawal dari cerita sederhana. Di tengah kondisi ekonomi keluarga yang tidak menentu, Zyta Delia Rahma mulai berjualan sejak masa kuliah.
Ia sempat menjual makanan di kampus, sebelum akhirnya memanfaatkan keterampilan menjahit yang ia miliki dari latar belakang pendidikan tata busana. Pada usia 22 tahun, Zyta memutuskan membangun usahanya secara mandiri dengan mendirikan brand Zyta Delia.
Keputusan untuk berhijab menjadi titik balik perjalanan bisnisnya. Dengan sisa modal sekitar Rp3 juta, Zyta mulai memproduksi hijab sendiri, dari membeli kain di pasar, menjahit bagian tepi secara mandiri, hingga memasarkan produk ke kerabat terdekat.
Keterbatasan suplai kain yang ia hadapi justru mendorongnya berinovasi dengan hijab printing, yang memungkinkan proses produksi lebih terkontrol dan bertahap.
Seiring waktu dan semakin kuatnya pemahaman terhadap pasar, Zyta Delia terus berkembang dan memperluas portofolio produknya ke kategori lifestyle, salah satunya tas wanita.
Koleksi tas Zyta Delia dikenal memiliki kualitas tinggi dengan pilihan warna yang beragam, bahkan hingga 25 warna dalam satu bulan, untuk menjawab kebutuhan daily wear konsumen.
“Kuncinya adalah konsisten menghadirkan kualitas terbaik, desain yang matang, tapi tetap dengan harga yang terjangkau,” jelas Zyta.
Baca Juga: Daftar Pemenang Shopee Beauty Awards 2025 yang Jadi Andalan Beauty Enthusiast
Dalam proses produksinya, Zyta Delia juga berkomitmen untuk memberdayakan tenaga kerja lokal. Usaha yang dirintis di Bandung ini sejak awal melibatkan penjahit di sekitar rumah Zyta.
Kini, Zyta Delia telah membuka lapangan pekerjaan bagi 30 karyawan inti serta ratusan tenaga kerja di pabrik dan warehouse.
“Bagi kami, bertumbuh sebagai brand juga berarti tumbuh bersama lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Langkah Zyta Delia semakin mantap sejak bergabung dengan ekosistem Shopee pada tahun 2021. Zyta menilai Shopee sebagai platform dengan ekosistem yang kuat dan traffic besar, khususnya di kategori fesyen.
Berbagai inovasi seperti kampanye belanja tematik, Shopee Live, dan Shopee Video memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan bisnis Zyta Delia.
Pada momen kampanye bulanan, penjualan Zyta Delia tercatat dapat meningkat hingga sembilan kali lipat dibandingkan hari biasa. Bahkan, pada puncak kampanye Shopee 12.12 Birthday Sale, lonjakan penjualan mencapai sepuluh kali lipat.
Menariknya, Zyta juga terjun langsung memandu sesi live streaming di Shopee Live. Kehadirannya mendapat sambutan positif dari pelanggan setia maupun pengguna baru.
Kanal ini pun menjadi salah satu sumber penjualan paling produktif, dengan kontribusi hingga 59 persen dari total penjualan Zyta Delia di Shopee sepanjang 2025.
Selain itu, Zyta Delia turut mengoptimalkan Shopee Video sebagai sarana berbagi inspirasi tren serta tips mix and match fesyen melalui konten video pendek.
Memasuki tahun 2026, Zyta Delia menyiapkan rangkaian koleksi spesial untuk menyambut Ramadan dan Lebaran. Tren tahun ini menunjukkan preferensi konsumen pada gaya yang sederhana, nyaman, dan versatile. Warna-warna lembut seperti Blue Aurora dan White Cloud menjadi favorit, sementara untuk tas, model slouchy dengan karakter lemas dan ukuran micro hingga oversized tengah diminati.
Sentuhan branding yang lebih minimalis, seperti logo emboss, juga semakin digemari, khususnya oleh Gen Z.
Dalam kemeriahan kampanye Shopee 2.2 Ramadan Fashion Sale, Zyta Delia menghadirkan koleksi lengkap dari ujung kepala hingga kaki.
Salah satu highlight tahun ini adalah Jarde Collection, lini tas berbahan jacquard yang menjadi rekomendasi utama Zyta untuk Ramadan, bersanding dengan rangkaian scarf terbaru yang dirancang mudah dipadupadankan untuk berbagai aktivitas.
Selain menghadirkan produk, Zyta Delia juga membagikan inspirasi gaya bagi perempuan yang ingin tampil stylish selama Ramadan. Menjaga keseimbangan antara motif dan warna netral, menambahkan statement pada outfit polos, serta memperhatikan harmoni warna dan tekstur menjadi kunci agar tampilan tetap nyaman dikenakan sepanjang hari.
Seluruh koleksi Zyta Delia dapat ditemukan di puncak kampanye Shopee 2.2 Ramadan Fashion Sale pada 2 Februari 2026, lengkap dengan berbagai penawaran menarik, mulai dari harga spesial, diskon besar melalui Shopee Live dan Shopee Video, hingga beragam voucher dan promo gratis ongkir.
“Melalui kampanye ini, kami berharap Zyta Delia bisa semakin memudahkan konsumen mempersiapkan kebutuhan fesyen Ramadan lebih awal, sekaligus tetap menghadirkan pilihan produk yang nyaman dan berkualitas,” pungkas Zyta.