KAI Properti memulai pembangunan fasilitas putaran lokomotif di Emplasemen Stasiun Merapi, wilayah Divre III Palembang, Sumatera Selatan. Pembangunan ini menjadi bagian dari penyediaan infrastruktur pendukung perkeretaapian untuk meningkatkan kesiapan operasional kereta api, khususnya dalam pengaturan pergerakan lokomotif dan aktivitas angkutan logistik.

Fasilitas putaran lokomotif merupakan infrastruktur pendukung operasi kereta api yang berfungsi untuk menyesuaikan arah hadap lokomotif sesuai dengan kebutuhan pola perjalanan. Melalui fasilitas ini, lokomotif dapat diputar sehingga posisi kabin masinis berada pada arah yang sesuai sebelum menjalankan perjalanan berikutnya.

Pengaturan arah hadap lokomotif memiliki peran dalam mendukung kesiapan pengoperasian sarana. Dengan posisi kabin masinis yang sesuai, jarak pandang terhadap lintasan dapat lebih optimal sehingga membantu petugas dalam mengoperasikan kereta api secara aman. Selain itu, fasilitas ini mendukung kegiatan langsir serta pengaturan posisi sarana di area operasional.

Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas putaran lokomotif di Emplasemen Stasiun Merapi merupakan bagian dari kontribusi KAI Properti dalam menyediakan fasilitas pendukung perkeretaapian, khususnya di wilayah Sumatera Selatan.

"Pembangunan fasilitas putaran lokomotif ini merupakan bagian dari upaya KAI Properti dalam menyediakan infrastruktur pendukung yang sesuai dengan kebutuhan operasional kereta api. Dengan adanya fasilitas ini, pengaturan posisi dan pergerakan lokomotif dapat dilakukan secara lebih fleksibel sehingga mendukung kelancaran aktivitas perkeretaapian," ujar Bramantya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Baca Juga: KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

Pembangunan fasilitas putaran lokomotif di Emplasemen Stasiun Merapi dilakukan untuk mendukung pengelolaan sarana perkeretaapian yang terus berkembang di wilayah tersebut. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam pengaturan pergerakan lokomotif serta mendukung kesiapan operasional pada area emplasemen.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan fasilitas putaran lokomotif mencakup pekerjaan jalur putar sebagai fasilitas utama pemutaran lokomotif, pekerjaan track untuk mendukung kesiapan jalur operasional, pembangunan fasilitas pendukung berupa rumah genset, rumah panel, serta pekerjaan mekanikal elektrikal (MEP).

Selain itu, pekerjaan meliputi infrastruktur penunjang lainnya seperti pekerjaan persiapan, pekerjaan luar bangunan, pondasi PJU, tiang monopole, hingga pekerjaan akhir.

Pembangunan fasilitas putaran lokomotif di Emplasemen Stasiun Merapi dilaksanakan secara bertahap dengan target penyelesaian pada tahun 2027. Selama proses pembangunan berlangsung, KAI Properti memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai standar operasional serta memperhatikan aspek keselamatan kerja.

Pembangunan fasilitas putaran lokomotif di Emplasemen Stasiun Merapi menjadi bagian dari rangkaian pengembangan infrastruktur pendukung perkeretaapian yang dilakukan KAI Properti di wilayah Divre III Palembang. Sebelumnya, KAI Properti telah menyelesaikan pembangunan fasilitas serupa di Kramasan pada tahun 2025 dan saat ini juga sedang melaksanakan pembangunan fasilitas putaran lokomotif di Emplasemen Stasiun Serdang.

Bramantya menambahkan, pembangunan berbagai fasilitas pendukung operasional tersebut menjadi bagian dari peran KAI Properti dalam menyediakan infrastruktur yang mendukung aktivitas perkeretaapian.

"Setiap pembangunan infrastruktur memiliki peran dalam mendukung kelancaran aktivitas perkeretaapian. Melalui pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, KAI Properti terus berupaya menyediakan fasilitas yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi operasional kereta api," tambah Bramantya.

Melalui pembangunan fasilitas putaran lokomotif di Emplasemen Stasiun Merapi, KAI Properti turut mendukung kesiapan infrastruktur perkeretaapian serta aktivitas logistik di wilayah Sumatera Selatan.