Median harga penawaran rumah tapak di Kota Jakarta Selatan pada September 2026 naik 0,5% dibandingkan September 2025, dari Rp9,45 miliar menjadi Rp9,5 miliar, berdasarkan data internal Rumah123. Dari sisi minat pencarian, Jagakarsa mencatat proporsi enquiry tertinggi di kota tersebut.

Dari sisi minat pencarian (enquiry), Jagakarsa mencatat proporsi tertinggi di Kota Jakarta Selatan, yaitu 9,8% dari seluruh enquiry rumah tapak dijual pada September 2026. Tiga kecamatan dengan proporsi enquiry terbesar adalah Jagakarsa (9,8%), Lebak Bulus (6,7%), dan Pondok Indah (5,9%).

Baca Juga: BTN Percepat Beyond Mortgage, Porsi Kredit Non-Perumahan Dibidik 30%

Kecamatan Pondok Indah mencatat pasokan rumah tapak dijual terbesar di Kota Jakarta Selatan, yaitu 13.429 unit pada September 2026. Secara tahunan, pasokan di kecamatan ini turun 13,9% dibandingkan September 2025. Pada segmen luas bangunan di atas 250 meter persegi, median harga penawaran di Pondok Indah naik 4,0% secara tahunan, dari Rp25 miliar menjadi Rp26 miliar (9.910 listing pada September 2026).

Secara keseluruhan, pasokan rumah tapak dijual di Kota Jakarta Selatan tercatat 136.523 unit pada September 2026, turun 9,7% dibandingkan September 2025 yang tercatat 151.247 unit. Secara bulanan, pasokan turun 0,7% dibandingkan Agustus 2026 yang tercatat 137.435 unit. Pergerakan harga, pasokan, dan minat pencarian ini memberikan perspektif awal mengenai dinamika pasar rumah tapak lokal.

"Rumah123 akan terus memantau perkembangan harga penawaran, pasokan, dan minat pencarian rumah tapak di Kota Jakarta Selatan pada bulan-bulan mendatang," sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (13/10/2026).