Jakarta menjadi kota pertama dalam rangkaian aktivasi nasional tersebut. Bertepatan dengan Hari Kopi Sedunia pada 1 Oktober 2026, Kev turun langsung menyapa dan membagikan kopi kepada masyarakat di SMA 30 Jakarta.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada 3 Oktober ketika Haruka Nakagawa hadir di kawasan Plaza 2 Blok M untuk berbagi kopi dengan masyarakat yang tengah menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman.
Pada 6 Oktober, aktivasi kembali digelar di Stasiun KRL Bogor, membawa kopi lebih dekat kepada masyarakat yang sedang menjalani aktivitas dan perjalanan sehari-hari.

Bagi Kev, kesempatan berbagi kopi secara langsung memberikan pengalaman tersendiri. Ia menilai kehadiran kopi di tengah berbagai aktivitas masyarakat membuat momen sederhana terasa lebih istimewa.
“Sangat menyenangkan bisa ikut turun langsung dan berbagi kopi dengan orang-orang di tengah aktivitas mereka. Buat aku, momen seperti ini bikin kopi terasa lebih dekat karena bisa hadir di tempat-tempat yang memang menjadi bagian dari keseharian kita. Semoga secangkir kopi ini bisa membuat momen yang sederhana terasa sedikit lebih spesial dan tentunya #SerasaDiCafe,” tukas Kev.
Hal senada disampaikan Haruka Nakagawa saat menyapa masyarakat di kawasan Blok M. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki suasana yang sesuai dengan semangat berbagi kopi karena menjadi salah satu tempat masyarakat berkumpul bersama teman maupun keluarga.
“Blok M punya suasana yang unik, banyak orang datang untuk jalan-jalan dan menikmati waktu bersama teman atau keluarga. Jadi menurut aku, berbagi TOP Coffee di sini cocok banget karena kopi memang sering jadi teman untuk menikmati momen bersama,” papar Haruka Nakagawa.
Setelah Jakarta, kampanye 'Rasa TOP Coffee, #SerasaDiCafe' akan berlanjut ke Bandung dengan menghadirkan Ari Ilham dalam rangkaian aktivasi berikutnya. Perjalanan kampanye kemudian diteruskan ke kota-kota lainnya untuk menghadirkan momen berbagi kopi di berbagai ruang yang dekat dengan keseharian masyarakat.
Baca Juga: Neo Coffee Ajak Anak Muda Ngabuburit di Metaverse Roblox lewat Kajian Ramadan dan Konser Haddad Alwi