Pengamat Politik Ray Rangkuti meminta Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk mendukung penuh hak angket di DPR setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tak punya ijazah SMA/SLTA atau sederajat yang menjadi salah satu persyaratan pendaftaran sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024 lalu.
Menurut Ray, hak angket DPR menjadi momentum sangat penting bagi Jokowi untuk memulihkan nama baik keluarganya yang terlanjur rusak setelah polemik ijazah Gibran ini mengemuka, ini menjadi kesempatan terakhir bagi Jokowi untuk memamerkan ijazah SMA milik Gibran setelah sebelumnya memilih melewatkan kesempatan membuktikan diri di MK
Baca Juga: Jokowi Jangan Berkelit! Nggak Ada Penumpang Gelap di Kasus Anakmu, yang Gelap Itu Ijazah Gibran!
“Hak angket ini perlu disampaikan justru supaya untuk memulihkan nama baik Pak Jokowi jika memang ya ijazah yang dimaksudkan itu ada,” kata Ray kepada Olenka.id Minggu (18/10/2026).
Sebaliknya, jika hak angket itu mandek kata Ray maka kesempatan untuk memoles nama baik dan citra keluarga Jokowi yang terlanjur berantakan itu bakal ikut gagal, alih-alih nama baik yang terlanjur rusak dapat diperbaiki, Citra Jokowi justru semakin hancur sebab opini liar mengenai polemik ini bakal terus bergulir di ruang-ruang publik dan mustahil untuk dibendung.
“Hak angket ini perlu digulirkan supaya Pak Jokowi dan keluarga tidak merasa ada upaya yang sedang mendompleng mereka ya sebab kalau terus menerus persoalan ini berlangsung di dunia maya khususnya gitu ya tentu saja citra Pak Jokowi itu sulit untuk diperbaiki,” ujarnya.
Adapun Jokowi menyebut kasus ijazah Gibran sengaja dimainkan pihak tertentu yang disetir oleh orang-orang yang punya kepentingan politik, isu ini kemudian menjadi sangat ramai karena ikut ditunggangi penumpang gelap.
Ray dengan tegas membantah itu, dia bilang mereka yang mengusung isu ini dan orang-orang yang mendorong hak angket adalah orang-orang yang mudah dilacak dan punya latar belakang yang jelas, tak ada aktor atau pun penumpang gelap dalam kasus ini.
“Justru harus dilakukan segera oleh Pak Jokowi yaitu mendorong ya supaya DPR mengajukan hak angket dengan cara begitu ya Pak Jokowi dapat menunjukkan kebenaran ijazah yang dipegang oleh Gibran khususnya tentu dalam hal ini adalah ijasa SMA-nya atau ijazah yang sederajat dengan SMA,” pungkas Ray