Loyalis Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) Dede Budhyarto melontarkan sindiran keras pada tiga partai besar dalam koalisi pemerintahan Presiden Prabowo yang sudah kompak menyatakan bakal tetap bersama Prabowo pada Pilpres 2029 mendatang. Ketiga partai politik itu adalah Golkar, PKB serta PAN. 

Dede menyatakan, sikap politik ketiga partai itu sebenarnya masih terlalu dini diumbar ke publik sebab jarak menuju Pilpres mendatang masih terlampau jauh. Lagipula dalam politik dinamika bisa terjadi kapan saja bahkan di detik-detik terakhir, jadi menurutnya pernyataan sikap itu hanya bualan belaka. 

Baca Juga: Jokowi Mendadak Gak Lagi Gaspol Duet Prabowo-Gibran 2 Periode: Gak Mau Masa Depan Anaknya...

“Belanda masih jaooohhh….jgn ngibul-ya dari skrng,” kata Dede di akun X pribadinya dilansir Olenka.id Selasa (13/10/2026). 

Dede kemudian mengungkit manuver yang dilakukan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024 lalu, mulanya Cak Imin digadang-gadang menjadi calon wakil Presiden pendamping Prabowo Subianto, namun pada detik-detik menjelang pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Cak Imin justru putar haluan, ia malah merapat ke kubu lawan dan maju sebagai calon wakil presiden  bareng Anies Baswedan. 

Setelah takluk dari pasang Prabowo-Gibran, Cak Imin kembali bermanuver bersama PKB yang kemudian memutuskan kembali bergabung dengan kubu Prabowo dan kecipratan kekuasaan di pemerintahan sekarang ini. 

Menurut Dede, manuver yang dibaca sebagai pengkhianatan terang-terangan itu memang dimaklumi dalam dunia politik, namun perlu diingat bahwa peristiwa seperti itu kekal dalam ingatan publik. Ini bakal menjadi bahan renungan masyarakat untuk menentukan pemimpin masa depan. Omongan politisi memang tidak bisa dipegang. 

Baca Juga: Fix! Partai Kanda Bahlil Usung Prabowo Capres 2029, Gibran Diajak?

“Tiga partai koalisi besar, Golkar, PKB, PAN, sudah menyatakan mendukung kembali pencalonan Prabowo di 2029. Publik nggak akan lupa dgn kelakuan Cak Imin Ketum PKB, pada saat injury time memutuskan berpasangan dgn Anies Baswedan,” pungkas Dede.