Luna Maya memang punya banyak kemampuan di dunia hiburan. Selain menjadi model dan aktris, ia juga dikenal punya kemampuan berbicara di depan kamera. Hal ini kemudian membawanya mencoba peruntungan sebagai presenter.
Luna mengawali karier sebagai presenter pada 2005 lewat program Cinema-Cinema di RCTI. Kemampuannya membawakan acara dengan luwes membuat Luna kemudian dipercaya tampil di program Extravaganza yang tayang di Trans TV. Saat itu, acara tersebut menjadi salah satu program hiburan yang banyak ditonton.
Karier Luna sebagai presenter semakin berkembang. Pada 2007, ia dipercaya menjadi salah satu pembawa acara Indonesian Movie Awards bersama Nirina Zubir, Aming, dan Ringgo Agus Rahman. Setahun kemudian, Luna kembali mendapat kesempatan menjadi host program musik Dahsyat bersama Raffi Ahmad dan mendiang Olga Syahputra.
Ketiganya memiliki chemistry yang kuat saat membawakan acara. Tak heran jika Dahsyat kemudian menjadi salah satu program musik yang cukup populer pada masanya.
Baca Juga: Profil dan Jejak Karier Dea Annisa, dari Aktris Cilik hingga Tetap Eksis di Dunia Hiburan Tanah Air
Tak hanya menjadi presenter, Luna juga sempat menjajal dunia tarik suara. Pada 2008, ia bersama Sandra Dewi berkolaborasi dengan Dewi Sandra untuk menyanyikan lagu "Play".
Luna kemudian berduet dengan Dide, vokalis Hijau Daun, untuk membawakan lagu "Suara (Ku Berharap)" dalam versi dangdut. Lagu tersebut digunakan sebagai soundtrack film Janda Kembang. Kolaborasi mereka bahkan mendapat dua nominasi dalam ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2010.
Luna semakin serius mencoba dunia musik pada 2011. Ia merilis mini album Perjalanan yang berisi enam lagu.
Selain tampil di depan kamera, Luna juga pernah mencoba bekerja di balik layar. Ia menjadi produser pendamping film Jakarta Undercover pada 2007. Dua tahun kemudian, Luna menyutradarai film pendek Suci and the City yang diputar dalam L.A. Light IndieMovie 2009.
Tak berhenti di situ, Luna kembali menjadi sutradara sekaligus produser lewat film omnibus Pintu Harmonika yang dirilis pada 2013. Berbagai pengalaman tersebut membuat perjalanan karier Luna semakin beragam. Ia tak hanya berakting, tetapi juga pernah menjadi presenter, penyanyi, sutradara, hingga produser.
Keren banget ya!