Perjalanan Karier
Hesti Putri mengawali perjalanan kariernya di dunia hiburan melalui modeling. Pada 2000, ia mengikuti ajang Wajah Femina sebelum akhirnya merambah dunia seni peran.
Di layar kaca, Hesti mulai dikenal lewat sejumlah serial televisi, di antaranya Dara Manisku pada 2004–2005 dan Aku Bukan Untukmu pada 2005–2006. Ia kemudian membintangi berbagai judul lain, seperti Serpihan, Rindu Milik Rangga, dan Tangisan Issabela.
Setelah sempat tampil dalam sejumlah sinetron dan serial televisi, Hesti kembali aktif berakting pada 2018 melalui beberapa judul, seperti Malaikat Tak Bersayap, Oh Mama Oh Papa, dan Menembus Mata Batin the Series.
Pada 2020, ia tampil dalam Catatan Harianku sebagai Hana. Setahun kemudian, Hesti membintangi beberapa episode serial tersebut dengan karakter berbeda, serta memerankan Lisa Banowati atau Salma Mariana dalam sinetron Putri untuk Pangeran.
Baca Juga: Berkenalan dengan Anantya Kirana, Intip Jejak Karier Sang Aktris Muda
Kariernya di dunia sinetron berlanjut lewat sejumlah judul, seperti Aku Bukan Wanita Pilihan pada 2022, Melukis Senja dan Mahligai untuk Cinta pada 2023, serta Cinta Berakhir Bahagia pada 2024. Pada 2025, Hesti turut membintangi Tebaran Hati sebagai Indar Prawira.
Tak hanya di layar kaca, Hesti juga telah membintangi sejumlah film layar lebar. Beberapa di antaranya adalah Jamila dan Sang Presiden (2009), 12 Menit: Kemenangan untuk Selamanya (2014), Persahabatan Bagai Kepompong (2021), dan Aku Bukan Jodohnya (2021).
Hesti juga menjajal dunia serial web lewat beberapa judul, seperti Ada Dewa di Sisiku (2020), 7 Hari Sebelum 17 Tahun (2021), Cupcake untuk Rain dan Cupcake untuk Rain 2 (2022), serta My Nerd Girl 2 (2023).
Berkat kiprahnya di dunia seni peran, Hesti Putri juga berhasil masuk nominasi penghargaan. Pada 2022, ia dinominasikan dalam ajang Indonesian Drama Series Awards untuk kategori Pemeran Antagonis dalam Drama Series Terfavorit melalui perannya dalam sinetron Aku Bukan Wanita Pilihan.