Aktris senior Dayu Wijanto telah membintangi sejumlah film populer sepanjang perjalanan kariernya di dunia seni peran. Namun, siapa sangka, sebelum dikenal sebagai aktris, Dayu ternyata lebih dulu mengawali kariernya sebagai seorang jurnalis.
Perjalanan Dayu hingga akhirnya terjun ke dunia akting tentu menarik untuk disimak. Lantas, bagaimana kisahnya beralih profesi dari jurnalis menjadi aktris yang memerankan beragam karakter di layar lebar?
Berikut Olenka rangkum dari berbagai sumber, Minggu (1/11/2026), untuk mengenal lebih jauh sosok dan perjalanan karier Dayu Wijanto.
Baca Juga: ‘Langganan’ Jadi Ibu di Film, Intip Profil dan Jejak Karier Aktris Senior Unique Priscilla
Profil Dayu Wijanto
Dayu Wijanto merupakan aktris kelahiran Malang, Jawa Timur, pada 21 Juli 1970. Ia menghabiskan masa kecilnya di Pare dan tumbuh dalam keluarga yang menyukai seni serta olahraga. Ketertarikan pada olahraga bahkan membawanya bergabung dengan tim bola basket nasional saat masih muda.
Selain aktif berolahraga, Dayu juga punya minat di bidang menulis. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia kerap memenangkan berbagai kompetisi menulis. Ia kemudian melanjutkan pendidikan menengahnya di SMA Katolik Frateran Surabaya.
Setelah lulus, Dayu mengambil Jurusan Hukum di Universitas Kristen Indonesia. Ia lalu melanjutkan studi magister di bidang yang sama di Universitas New York. Menariknya, perjalanan pendidikannya juga sempat membawanya mengikuti pelatihan privat untuk mempelajari pesawat Airbus di Universitas Ludwig Maximilian München, Jerman.
Pengalaman tersebut kemudian membuka jalan bagi Dayu untuk bekerja di bawah kepemimpinan B. J. Habibie, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi Indonesia.
Perjalanan Karier
Selama tinggal di New York, Dayu Wijanto sempat bekerja di Whole Foods Market, sebuah jaringan supermarket asal Amerika Serikat. Di tengah kesibukannya, ia juga pernah mendapat kesempatan mencoba dunia akting. Saat masih berkuliah di Universitas New York, seorang mahasiswa perfilman mengajaknya terlibat dalam sebuah film eksperimental.
Meski sempat mencicipi dunia film, Dayu tidak langsung menekuni akting. Pada 2004, ia justru berkarier di dunia jurnalistik sebagai penyunting pelaksana di majalah gaya hidup Harper's Bazaar dan Hello! Indonesia yang berada di bawah naungan MRA Group.
Ketertarikannya pada industri film kembali muncul ketika ia menulis tentang kebangkitan perfilman nasional pada 2016. Untuk keperluan tulisannya, Dayu berkesempatan berbincang langsung dengan sejumlah pembuat film. Dari pengalaman tersebut, ia semakin dekat dengan dunia perfilman dan mulai mendapat tawaran untuk tampil sebagai pemeran pendukung.
Baca Juga: Sering Bintangi Film-film Biopik, Yuk Kenalan dengan Annisa Hertami!a
Sebelumnya, Dayu sudah lebih dulu mencicipi layar lebar lewat peran kameo dalam film Arisan! 2 pada 2011. Setelah itu, ia mulai mendapat kesempatan tampil dalam sejumlah serial televisi, FTV, hingga iklan.
Langkahnya di dunia akting semakin berkembang ketika pada 2014 ia mendapat peran besar pertamanya dalam film Selamat Pagi, Malam. Setelah itu, Dayu kembali tampil dalam berbagai judul film, seperti Bulan di Atas Kuburan (2015) dan Iseng (2016).
Sejak saat itu, Dayu semakin aktif membintangi film dengan beragam genre. Namanya hadir dalam sejumlah film populer, di antaranya Cek Toko Sebelah (2016), Filosofi Kopi 2: Ben & Jody (2017), Susah Sinyal (2017), Keluarga Cemara (2019), hingga Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini (2020).
Dayu juga beberapa kali dipercaya memerankan karakter dalam film yang mengangkat kisah tokoh atau peristiwa tertentu. Salah satunya adalah Susi Susanti: Love All (2019), ketika ia berperan sebagai Purwa Benowati, ibunda Susi Susanti.
Tak hanya di layar lebar, Dayu juga cukup aktif membintangi serial web. Beberapa di antaranya adalah Cek Toko Sebelah the Series, Teluh Darah, Wedding Agreement the Series musim kedua, dan Suami-Suami Masa Kini. Ia juga tampil dalam sejumlah film pendek dan serial televisi.
Baca Juga: Berkenalan dengan Sisca Saras dan Jejak Karirnya dari Member JKT48 hingga Main Film
Di balik kesibukannya sebagai aktris, Dayu ternyata juga pernah menjajal peran di balik layar. Pada 2017, ia terlibat sebagai produser pendamping dalam film Night Bus.
Perjalanan Dayu Wijanto di dunia akting juga membawanya masuk dalam nominasi penghargaan. Pada 2014, ia masuk nominasi kategori Aktris Pendatang Baru Terpilih di ajang Piala Maya berkat perannya dalam film Selamat Pagi, Malam.