Tren positif juga terlihat pada produk makanan ringan. Penjualan Candy meningkat 121 persen YoY dan Sweet Snacks tumbuh 100 persen YoY. Data tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas belanja F&B secara online tidak hanya mencakup kebutuhan pokok, tetapi juga merambah berbagai produk konsumsi yang menjadi bagian dari keseharian masyarakat.
Selain pertumbuhan tahunan, faktor musiman turut berkontribusi terhadap peningkatan transaksi F&B. Pada kuartal pertama 2026, periode Ramadan dan persiapan Lebaran mendorong kenaikan transaksi sejumlah produk secara quarter-on-quarter (QoQ).
Sub-kategori Fruits atau buah-buahan mencatat lonjakan sebesar 255 persen QoQ. Sementara itu, Biskuit & Kue Kering tumbuh 157 persen QoQ, Set Hadiah & Hampers meningkat 133 persen QoQ, dan Kacang naik 130 persen QoQ.
Dari sisi kanal penjualan, toko non-resmi atau Non-Official Store masih memegang porsi terbesar dalam transaksi F&B secara online. Sebanyak 77 persen transaksi atau setara Rp15,8 triliun berlangsung melalui kanal tersebut. Sementara itu, Official Store menyumbang 23 persen transaksi dengan nilai sekitar Rp4,8 triliun.
Persaingan antarplatform juga menunjukkan dinamika yang menarik. Shopee menjadi platform dengan transaksi F&B terbesar, mencapai Rp12,2 triliun atau sekitar 59 persen pangsa pasar. Di posisi berikutnya, ShopTokopedia mencatat transaksi Rp8,1 triliun dengan pangsa 39 persen.
Temuan ini memperlihatkan bahwa e-commerce semakin memiliki peran dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi sehari-hari masyarakat Indonesia. Produk seperti air mineral, minyak goreng, teh, kopi, gula, mi instan hingga makanan ringan kini tidak hanya tersedia di kanal belanja konvensional, tetapi juga semakin mudah ditemukan dan dibeli melalui platform digital.
Laporan FMCG E-commerce Market Update Semester 1 2026 dari Compas.co.id mencakup lima kategori utama, yaitu Beauty & Care, Food & Beverages, Healthcare, Mom & Baby, serta Homecare. Analisis tersebut menggunakan data dari Shopee, ShopTokopedia, Lazada, dan Blibli untuk periode Januari hingga Juni 2026 dan tersedia bagi brand FMCG serta mitra Compas.co.id.
Baca Juga: Fase Baru E-Commerce Indonesia Menuju 2030: Pertumbuhan yang Lebih Berdampak