Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyindir keras anggota Dewan pertimbangan presiden (Wantimpres) Rocky Gerung atas pernyataan kontroversialnya yang meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri demi menghindari amuk massa setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan Gibran terbukti tak punya ijazah SMA/SLTA yang menjadi salah persyaratan utama untuk mendaftarkan diri pada Pilpres 2024 silam.

Hotman mengaku sikap Rocky Gerung bikin bingung sebab dirinya berstatus sebagai pegawai istana yang bertugas memberi nasihat dan masukan kepada presiden dan wakil presiden justru meminta orang yang dinasehati meletakan jabatannya 

Baca Juga: Minta Gibran Angkat Koper dari Istana, Orangnya Jokowi ke Rocky Gerung: Hati-hati Anda!

"Penasehat minta yang dinasehatin mundur! Tapi gajinya mau!! Pusing!," tulis Hotman Paris dalam unggahan media sosial miliknya dilansir Olenka.id Senin (12/10/2026).

Terpisah, Loyalis presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) Dede Budhyarto juga memberi sindiran menohok buat Rocky Gerung. Dia meminta akademisi sekaligus pengamat politik itu untuk menjaga sikap serta berhati-hati menyampaikan pernyataan di ruang publik mengingat yang bersangkutan saat ini telah menjadi bagian dari kekuasaan.

“Sbg anggota Watimpres, Rocky Gerung seharusnya lebih berhati-hati saat berbicara di podcast omon omon, terlebih ketika menyebut Wapres sebaiknya mengundurkan diri,” kata Dede di X pribadinya dilansir Olenka.id Senin (12/10/2026).

Rocky Gerung saat ini memang sedang menjadi sorotan publik setelah memutuskan bergabung ke lingkaran kekuasaan. Banyak yang mengkritiknya sebab selama ini ia kerap dikenal sebagai figur yang selalu menempatkan diri yang berdiri di seberang pemerintahan. Ia kerap melontarkan kritik-kritik pedas pada pemerintah terutama pada masa kekuasaan presiden Jokowi. Tak sedikit yang menilai idealisme Rocky Gerung kini telah digadaikan pada kekuasaan.

Dengan menyerang Gibran secara terbuka beberapa hari setelah dilantik menjadi Wantimpres, sikap Rocky yang seolah-olah menjadi oposisi di dalam lingkaran kekuasaan justru bikin banyak orang semakin tak respek padanya.

“Publik sdg menyoroti sikap Rocky setelah masuk ke lingkaran pemerintahan. Namun, alih-alih tampil lebih bijak, ucapannya justru membuat banyak orang semakin tidak simpatik,” ucapnya.

Dede kemudian menyorot pernyataan keras Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra yang kemudian secara gamblang menegur Rocky Gerung. Bagi Dede itu adalah peringatan keras agar ke depan Rocky tak perlu lagi agresif menyerang orang-orang di dalam pemerintahan.

Baca Juga: Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, Rocky Gerung Minta Gibran Angkat Koper dari Istana: Ini Demi Menghindari Amuk Massa!

“Menko Yusri mengingatkan terkait putusan MK, bahwa dalam kabinet tidak elok mengomentari Wakil Presiden. Mungkin itu juga teguran bagi Rocky: jgn sampai lupa bahwa dirinya kini berada di dalam pemerintahan,” pungkasnya.