PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) mengungkapkan bahwa segmen ritel dan UMKM yang ditopang oleh platform Tunaiku berhasil mempertahankan tren positif dengan akumulasi penyaluran pembiayaan (disbursement) menembus Rp19 triliun sejak tahun 2014. Total pembiayaan tersebut telah menjangkau lebih dari 500.000 pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
Direktur Informasi Teknologi & Operasional Amar Bank, Kevin Kane, menjelaskan bahwa capaian tersebut turut menjadi motor pertumbuhan kinerja Bank Amar secara keseluruhan. Lebih lanjut, ia menyebut perusahaan telah menyiapkan berbagai strategi di 2026 untuk mendorong pertumbuhan positif yang berkelanjutan.
Baca Juga: Ditopang Kinerja Kredit, Bank Amar Bukukan Laba Bersih Rp71,12 Miliar pada Q1 2026
Strategi tersebut difokuskan pada inovasi teknologi guna mengakselerasi pertumbuhan segmen ritel dan UMKM, mendorong pertumbuhan berbasis ekosistem lewat layanan embedded banking, serta memperluas dukungan terhadap sektor-sektor potensial seperti industri kreatif.
Pertumbuhan eksponensial basis nasabah baru Amar Bank kini didorong oleh strategi inovatif embedded banking lewat skema kemitraan B2B2C, yang memungkinkan platform digital pihak ketiga bertindak sebagai kanal distribusi langsung produk perbankan secara Plug-and-Play.
Layanan Digital Perbankan dengan Solusi embedded banking menjadi media akuisisi nasabah dalam mendukung strategi pertumbuhan bagi bank. Layanan yang terintegrasi di dalam platform digital mitra tanpa pindah aplikasi (zero friction) di berbagai mitra, salah satunya MyMRTJ.
"Solusi embedded banking dengan mitra B2B telah mendatangkan hingga 10.000 nasabah baru dengan pengguna aktif sebesar 41,09%. Ke depan, dengan infrastruktur digital berbasis cloud dan AI kami akan terus memperluas layanan perbankan digital di sektor e-commerce, logistik, ride-hailing, fintech, hingga industri kreatif," pungkas Kevin, dilansir pada Jumat (19/6/2026).
Sebagai bagian dari perluasan ke sektor kreatif yang potensial, Amar Bank berperan aktif sebagai sponsor utama dalam ajang perfilman bergengsi JAFF Market tahun lalu. Dukungan ini membuktikan komitmen Amar Bank sebagai katalis keuangan strategis bagi para pelaku industri kreatif lokal agar mampu mengoptimalkan penetrasi pasar bioskop domestik yang kini tengah mendominasi perfilman nasional.