Growthmates, bandara menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi orang, terutama saat musim liburan. Mulai dari proses check-in, pemeriksaan keamanan, hingga membeli makanan dan minuman sebelum naik pesawat, pelancong kerap menyentuh berbagai fasilitas umum selama berada di terminal.

Di tengah padatnya aktivitas tersebut, sejumlah permukaan yang digunakan bersama berpotensi menjadi tempat berpindahnya kuman dari satu orang ke orang lain. Sayangnya, beberapa di antaranya sering disentuh tanpa disadari, bahkan ketika pelancong sedang terburu-buru mengejar jadwal penerbangan.

Meski tidak perlu terlalu khawatir, menjaga kebersihan tangan tetap penting selama bepergian.

Dan, dikutip dari Times of India, Rabu (14/10/2026), setidaknya ada 5 permukaan umum di bandara yang patut diperhatikan karena sering disentuh oleh banyak orang. Kira-kira apa saja?

1. Baki Pemeriksaan Keamanan

Baki pemeriksaan keamanan menjadi salah satu fasilitas yang digunakan secara bergantian oleh para penumpang. Ponsel, dompet, jam tangan, hingga barang bawaan lainnya biasanya diletakkan di dalam baki sebelum melewati mesin pemindai.

Karena digunakan oleh banyak orang sepanjang hari, permukaan baki berpotensi terkontaminasi kuman dari tangan maupun barang bawaan penumpang sebelumnya.

Namun, kebersihannya sering kali luput dari perhatian karena pelancong lebih fokus memastikan seluruh barang bawaan sudah kembali setelah pemeriksaan.

Untuk mengurangi risiko perpindahan kuman, hindari menyentuh wajah setelah mengambil barang dari baki. Bersihkan tangan menggunakan sabun dan air atau hand sanitizer, terutama sebelum makan.

2. Kios Check-in Mandiri

Kios check-in mandiri memang memudahkan pelancong untuk mencetak boarding pass, memilih kursi, hingga menyelesaikan proses keberangkatan tanpa harus mengantre di konter petugas.

Namun, layar sentuhnya digunakan oleh banyak penumpang secara bergantian. Kontak berulang dengan permukaan yang sama membuat kios ini berpotensi menjadi salah satu titik perpindahan kuman di bandara.

Setelah menggunakan kios, pelancong dapat membersihkan tangan sebelum menyentuh makanan atau wajah. Jika tersedia, gunakan fitur tanpa sentuhan untuk mengurangi kontak langsung dengan permukaan bersama.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tempat Transit, Ini 7 Bandara Terindah di Dunia Tahun 2026

3. Pegangan Tangan Eskalator

Saat berpindah dari satu lantai ke lantai lain, banyak pelancong secara refleks memegang handrail atau pegangan tangan eskalator. Kebiasaan ini semakin sering dilakukan ketika membawa koper, berjalan di tengah keramaian, atau terburu-buru menuju gerbang keberangkatan.

Pegangan eskalator digunakan oleh banyak orang dengan kondisi kebersihan tangan yang berbeda-beda. Karena itu, permukaannya berpotensi menjadi tempat perpindahan kuman melalui kontak langsung.

Meski demikian, bukan berarti pelancong harus menghindari pegangan eskalator sepenuhnya. Jika membutuhkan pegangan untuk menjaga keseimbangan, tetap gunakan sebagaimana mestinya. Setelah itu, bersihkan tangan dan hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut sebelum mencuci tangan.

4. Gagang Pintu Toilet

Toilet bandara menjadi fasilitas yang digunakan oleh penumpang dari berbagai penerbangan sepanjang hari. Sejumlah permukaan di dalamnya, seperti gagang pintu, keran air, dan tombol penyiram toilet (flush), kerap disentuh secara bergantian.

Permukaan tersebut berpotensi terkontaminasi kuman, terutama ketika kebersihan tangan tidak terjaga dengan baik. Kontak dengan benda-benda yang digunakan bersama dapat meningkatkan peluang perpindahan mikroorganisme.

Karena itu, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir menjadi langkah penting setelah menggunakan toilet. Pastikan seluruh bagian tangan dibersihkan dengan benar, termasuk sela-sela jari dan punggung tangan.

Selain itu, perhatikan pula permukaan yang disentuh setelah mencuci tangan, seperti keran dan gagang pintu saat keluar. Jika memungkinkan, gunakan metode yang meminimalkan kontak langsung tanpa mengabaikan kebersihan tangan.

5. Mesin Pembayaran di Kafe

Membeli kopi, air mineral, atau roti lapis (sandwich) sebelum naik pesawat sudah menjadi kebiasaan banyak pelancong. Namun, mesin pembayaran di kafe juga termasuk permukaan yang patut diperhatikan karena digunakan secara bergantian oleh pelanggan.

Saat melakukan pembayaran, seseorang mungkin menyentuh layar mesin, tombol angka, atau permukaan lain sebelum langsung menikmati makanan yang dibeli. Jika tangan terkontaminasi kuman, kebiasaan tersebut berpotensi memindahkan mikroorganisme ke makanan atau area sekitar mulut.

Untuk mengurangi risiko, bersihkan tangan setelah melakukan pembayaran dan sebelum menyantap makanan. Jika memungkinkan, manfaatkan metode pembayaran nirsentuh untuk mengurangi kontak dengan permukaan yang digunakan bersama.

Semoga informasinya bermanfaat, ya!

Baca Juga: Daftar 10 Bandara Tersibuk di Asia Tenggara 2026, Soekarno-Hatta Masuk 5 Besar