Seiring hadirnya Tol Cipularang pada 2006, Cipaganti memperluas layanan shuttle point to point Bandung–Jabodetabek, sekaligus menambah unit usaha bus pariwisata, tur, hingga tiket perjalanan.
Selain transportasi, grup ini juga sempat berekspansi ke properti dan penyewaan alat berat, menjadikan Cipaganti sebagai salah satu kelompok usaha transportasi terintegrasi yang cukup besar di masanya.
2. Baraya Travel
Baraya Travel juga menjadi salah satu pemain lama di rute favorit Jakarta–Bandung. Layanan ini diminati karena tarifnya yang kompetitif serta pilihan titik penjemputan yang beragam, mulai dari kawasan perkantoran hingga area kampus, sehingga memudahkan penumpang.
Didirikan PT Nur Rachmadi Bersama pada 2006, Baraya Travel dikenal sebagai penyedia transportasi yang tepercaya dengan lebih dari 30 outlet di Jakarta, Bandung, Depok, dan sekitarnya.
Untuk memenuhi kebutuhan perjalanan, mereka menyediakan beragam armada, seperti ELF, minibus, medium bus, hingga big bus, dengan jadwal keberangkatan yang fleksibel dan harga terjangkau mulai dari Rp95.000-110.000.
Mengusung slogan “Sedekah itu Baik, Jujur itu Keren”, Baraya Travel tak hanya menekankan kualitas layanan, tetapi juga nilai kejujuran dan kenyamanan bagi setiap penumpang.
3. National Travel Bureau
Natrabu atau National Travel Bureau (NATRABU) dikenal sebagai salah satu biro perjalanan tertua di Indonesia.
Perusahaan ini didirikan pada 23 Oktober 1958 oleh Rahimi Sutan, sosok pelopor industri pariwisata yang berperan besar dalam mempromosikan citra Indonesia di kancah internasional.
Sejak awal berdiri, PT Natrabu Tours & Travel berkembang menjadi operator tur berpengalaman dengan dukungan staf profesional serta jaringan kantor cabang di berbagai kota di Tanah Air.
Bisnisnya pun tumbuh pesat hingga merambah pasar global, dengan pembukaan cabang di sejumlah negara, seperti Jepang dan Amerika Serikat, mempertegas langkah Natrabu sebagai pemain lama yang ikut membawa pariwisata Indonesia mendunia.