Kebiasaan hidup bersih dan sehat perlu dipupuk sejak dini, termasuk melalui berbagai pembiasaan di lingkungan sekolah. Kesadaran akan pentingnya hal tersebut menjadi salah satu fokus kolaborasi WINGS for UNICEF melalui kampanye Generasi Bersih Sehat. Melalui kolaborasi WINGS for UNICEF, Yayasan WINGS Peduli mendorong peningkatan akses terhadap layanan air, sanitasi, dan kebersihan (water, sanitation, and hygiene/WASH) sekaligus memberikan edukasi kepada warga sekolah.

Perwakilan Yayasan WINGS Peduli, Sheila Kansil, mengatakan bahwa WINGS Group menyadari bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dibangun sejak dini. 

"Sejalan dengan semangat WINGS Group untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik, kami bersama UNICEF dan para pemangku kepentingan terus mendorong ekosistem yang mendukung kebiasaan tersebut, mulai dari akses WASH hingga pengelolaan sampah. Harapannya, kebiasaan yang tumbuh di sekolah dapat terus dibawa ke rumah dan lingkungan sekitar," pungkas Sheila Kansil dalam keterangan resmi yang diterima Olenka pada Senin (5/10/2026).

Baca Juga: Yayasan WINGS Peduli Hadirkan Bank Sampah Karyawan, Memupuk Nilai Kepedulian untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Ia menambahkan, program yang digelar sepanjang periode 2023–2026 di Aceh dan Sulawesi Selatan ini telah menjangkau 3.246 murid dan 349 guru juga para orang tua dan warga sekolah lainnya. Dukungan ini diberikan melalui peningkatan fasilitas WASH di 14 sekolah, serta edukasi interaktif untuk membantu warga sekolah memanfaatkan dan menjaga fasilitas tersebut, sekaligus menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Pendekatan yang memadukan edukasi dan peningkatan fasilitas ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan, tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah dan lingkungan sekitar.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, edukasi interaktif kepada penerima manfaat dilakukan secara bertahap bersama brand WINGS dan Yayasan WINGS Peduli sejak kampanye diluncurkan. Bersama Yayasan WINGS Peduli, 405 murid dan 45 guru di SDN 2 Garot dan SMPN 9 Banda Aceh mendapatkan edukasi mengenai kebersihan diri, termasuk kebersihan kulit, tangan, dan menstruasi, serta kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Edukasi tersebut diperkuat melalui penyediaan fasilitas WASH yang lebih inklusif dan berkualitas di sekolah sebagai bagian dari komitmen WINGS for UNICEF. Dukungan ini meliputi pembangunan toilet terpisah untuk laki-laki dan perempuan, toilet ramah disabilitas, sarana pendukung Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM), tempat cuci tangan, sistem penyediaan air bersih, serta pengelolaan air limbah yang lebih baik. Selain itu, SMPN 9 Banda Aceh kini memiliki instalasi sistem pengolahan air minum, sementara fasilitas WASH di SDN 2 Garot ditunjang panel surya untuk memastikan ketersediaan layanan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Langkah Nyata Yayasan WINGS Peduli Membersamai Keluarga Indonesia: Menjaga yang Sederhana, Merawat yang Berharga

Melalui ketersediaan fasilitas yang memadai dan edukasi yang berjalan beriringan, murid didorong untuk membangun kebiasaan sederhana dalam keseharian, mulai dari mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga kebersihan toilet, menggunakan air bersih dengan bijak, hingga memilah sampah sesuai kategori. Kebiasaan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat sekaligus menumbuhkan tanggung jawab terhadap kebersihan diri dan lingkungan sejak dini. Pesan ini juga menjadi salah satu fokus utama kampanye Generasi Bersih Sehat.

Program WINGS for UNICEF turut berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan dukungan fasilitas dan penguatan kapasitas di sekolah selaras dengan arah pembangunan daerah sehingga manfaat program dapat terus dikembangkan. Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Aceh, Robby Irza, menyampaikan apresiasi atas program WINGS for UNICEF ini.

"Kami berharap kemitraan seperti ini dapat terus berlanjut dan diperkuat untuk mendukung Aceh, terutama dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir. Sinergi antara pemerintah, sektor swasta dan mitra pembangunan menjadi kunci untuk mempercepat pemulihan serta memastikan anak-anak tetap memiliki akses terhadap lingkungan belajar yang sehat, aman, dan inklusif," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima Olenka, Senin (5/10/2026).

Kolaborasi ini juga mendapat dukungan dari UNICEF Indonesia. Muhammad Zainal selaku Water, Sanitation, and Hygiene (WASH) Specialist UNICEF Indonesia mengatakan bahwa kemitraan bersama WINGS merupakan langkah strategis untuk memastikan anak-anak dapat belajar dalam lingkungan sekolah yang sehat dan aman sehingga mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.

"Melalui kolaborasi ini, tidak hanya memperkuat akses terhadap layanan WASH, tetapi juga mendorong perubahan perilaku melalui edukasi yang menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini," jelas Zainal.