Growthmates, perkembangan gaya hidup turut mengubah kebutuhan dalam merawat kulit. Sunscreen yang dulu identik dengan perlindungan saat beraktivitas di luar ruangan, kini dituntut untuk memberikan manfaat yang lebih menyeluruh, terutama bagi mereka yang semakin aktif bergerak dan menghabiskan banyak waktu di luar.

Melihat perubahan tersebut, Wardah terus mengembangkan produk sunscreen yang tidak hanya berfokus pada perlindungan terhadap sinar ultraviolet (UV), tetapi juga mempertimbangkan paparan panas, kenyamanan tekstur, hingga kebutuhan kulit dalam jangka panjang.

Vina Yolanda, Deputy Brand Head Wardah Sunscreen, mengatakan bahwa pengembangan sunscreen Wardah berangkat dari perubahan kebiasaan dan kebutuhan konsumen. Salah satunya adalah meningkatnya tren active lifestyle yang membuat masyarakat semakin sering melakukan aktivitas di luar ruangan.

“Kalau kita lihat trennya sekarang, active lifestyle semakin banyak diminati. Apalagi, semakin banyak dokter yang mendorong masyarakat untuk aktif bergerak, seperti lari dan berbagai aktivitas lainnya. Kita pun menangkap kebutuhan mereka. Kalau beraktivitas di luar, tentu terpapar panas dalam waktu yang cukup lama,” kata Vina, saat peluncuran Wardah PDRN Sunscreen dalam gelaran talkshow ‘Can Sunscreen Do More Than Protect?’, yang menjadi bagian dari Wardah Skin Longevity Clinic di SPAC8 ASHTA, Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Dipaparkan Vina, kondisi tersebut membuat kebutuhan perlindungan kulit menjadi semakin kompleks. Kulit tidak hanya berhadapan dengan paparan sinar UV, tetapi juga panas yang dapat memengaruhi kondisi kulit.

“Setelah kita banyak berdiskusi dengan para expert dan ahli, mereka tuh perlu diproteksinya nggak cuma dari UV, tapi juga dari panasnya. Karena panas juga bisa bikin kulit kita mengalami kerusakan. Mungkin singkatnya bisa bikin merah, yang paling cepatnya gitu,” paparnya.

Di tengah kebutuhan tersebut, kenyamanan penggunaan juga menjadi pertimbangan penting. Sunscreen kini tidak hanya diharapkan mampu memberikan perlindungan, tetapi juga nyaman digunakan dalam rutinitas sehari-hari, termasuk ketika dipadukan dengan makeup.

“Sekarang juga orang-orang tuh mau makin cantik ya, sekarang nggak mau kayak pakai topeng gitu. Jadi kita bikin inovasi yang oh secara tekstur berarti harus yang ringan, harus yang finish-nya nggak white cast, terus juga sama makeup nggak berantem,” tuturnya.

Karena itu, Wardah berupaya menghadirkan sunscreen yang dapat mengikuti beragam aktivitas konsumen, mulai dari perlindungan hingga tekstur yang nyaman digunakan sepanjang hari.

“Kita berangkat dari situ, melihat kebutuhan konsumen dan kebiasaan konsumen. Makanya Wardah selalu ingin menghasilkan sunscreen yang proteksinya bagus, melindungi dari panas dan juga teksturnya yang support aktivitas dari setiap konsumen,” kata Vina.

Tak berhenti pada kebutuhan saat ini, Wardah juga melihat adanya perubahan cara konsumen memandang kesehatan kulit. Perawatan kulit kini semakin berkaitan dengan konsep skin longevity atau upaya menjaga kesehatan dan tampilan kulit dalam jangka panjang.

Vina pun menggambarkan konsep tersebut melalui sosok Yuki Kato, Aktris sekaligus Face of Wardah Sunscreen.

“Kalau kita lihat tren global, konsumen tuh mau kulitnya sehat, mau skin longevity. Mungkin pada pertanyaan, skin longevity tuh apa gitu ya. Kita lihat aja Yuki Kato sebagai contoh skin longevity. Jadi kalau ada konten Yuki tahun 2015 sampai Yuki 2026, sekarang kulitnya nggak banyak berubah ya, mukanya juga nggak berubah. Nah, itu skin longevity,” ungkap Vina.

Menurutnya, menjaga kesehatan kulit sejak sekarang merupakan bagian dari investasi jangka panjang. Konsistensi dalam menjalankan rutinitas perawatan pun menjadi salah satu kunci untuk mempertahankan kondisi kulit.

“Pasti mau kan ya, 10 tahun lagi kulitnya tetap sehat, kerutannya nggak banyak. Itu skin longevity. Mungkin kita gampang ya ingat muka Yuki 10 tahun lalu, terus sekarang masih tetap begini aja. Kita nggak terlambat kan? Makanya kita pakai sekarang produknya biar 10 tahun tetap begini,” lanjutnya.

Semangat tersebut kemudian diterjemahkan Wardah melalui PDRN Sunscreen yang membawa sejumlah teknologi dan kandungan untuk mendukung perlindungan sekaligus kesehatan kulit. Salah satu teknologi yang menjadi unggulan adalah UV Thermal Relief Technology™.

“Nah, kita punya teknologi untuk sunscreen namanya UV Thermal Relief Technology. Kita perlu banget proteksi dari heat dan juga dari UV. Nah, Wardah punya teknologinya,” jelas Vina.

Teknologi tersebut dipadukan dengan SPF 50+ PA++++ sebagai perlindungan terhadap paparan UVA dan UVB. Bagi Vina, perlindungan tersebut menjadi salah satu aspek penting untuk menunjang aktivitas konsumen sehari-hari.

“Kita juga support dengan SPF 50 Plus PA++++. Makanya 50 plus, plus, plus, plus. Ada empat kali. Nah, itu yang melindungi dari perlindungan UVA-nya lebih banyak,” katanya.

Baca Juga: Wardah Hadirkan PDRN Sunscreen, Tak Hanya Lindungi Kulit dari UV tapi Juga Heat Damage, Seperti Apa?

Selain perlindungan dari UV dan panas, Wardah PDRN Sunscreen juga dilengkapi Vegan PDRN. Kandungan ini dihadirkan untuk mendukung pengalaman pemakaian, termasuk membantu memberikan sensasi kulit yang terasa lebih kenyal dan nyaman.

“Kita juga support dengan Vegan PDRN. Ini tuh bukan overclaim dari Wardah aja. Nah, di sini tuh Vegan PDRN-nya unik, kita support hasil pemakaiannya. Jadi bikin setelah dipakai teksturnya enak, bikin kenyal kulit juga,” ujar Vina.

Formula tersebut turut dilengkapi Madeca-B12 yang ditujukan untuk membantu menenangkan kemerahan pada kulit. Kandungan ini menjadi salah satu bagian dari pendekatan Wardah terhadap kulit yang dapat mengalami stres akibat paparan panas maupun aktivitas sehari-hari.

“Yang terakhir itu ada Madeca-B12. Ini biasanya untuk meredakan. Biasanya Yuki ini kulitnya juga suka merah. Kalau aku lihat, sering kemerahan kalau kena panas atau ada yang gerah dikit merah. Nah, ini Madeca-B12 itu membantu meredakan, biar kemerahan itu tidak terjadi,” jelasnya.

Selain Madeca-B12, formula Wardah PDRN Sunscreen juga dilengkapi provitamin D dan carnosine. Provitamin D dihadirkan untuk mendukung pertahanan alami kulit, sementara carnosine berperan sebagai antioksidan.

Namun, inovasi Wardah tidak hanya berfokus pada kandungan. Dari sisi tekstur, PDRN Sunscreen hadir dengan formula berwarna merah muda yang ringan dan cepat meresap. Teksturnya dirancang agar tidak terasa lengket maupun berminyak dan tidak meninggalkan white cast.

Hasil akhirnya yang halus juga membuat sunscreen ini lebih mudah dipadukan dengan makeup. Dengan begitu, penggunaan sunscreen dapat terasa lebih seamless sebagai bagian dari rutinitas kecantikan sehari-hari, tanpa memberikan kesan seperti menambahkan satu langkah yang berat.

Bagi Vina, pada akhirnya menjaga kesehatan kulit tetap membutuhkan konsistensi dan pemahaman terhadap kebutuhan masing-masing individu. Sebab, kondisi kulit dan aktivitas setiap orang berbeda sehingga produk yang digunakan pun perlu disesuaikan.

“Kalau ngomongin tentang kesehatan kulit, maksudnya ada sehatnya, itu kan investasi jangka panjang. Di mana kita harus mencoba mendisiplinkan diri untuk melakukan regimen-regimennya, step by step-nya secara pasti, dengan kandungan yang sesuai dengan kulit wajah juga yang dibutuhkan,” katanya.

Vina pun menambahkan, pemilihan produk sebaiknya turut mempertimbangkan aktivitas dan kondisi kulit sehari-hari.

“Karena memang investasi jangka panjang, apa yang kita pakai itu juga salah satu bentuk investasi untuk mendukung. Karena kan tadi ya, harus sesuaikan dengan kegiatan, sesuaikan juga dengan kondisi kulit,” pungkas Vina.

Lewat Wardah PDRN Sunscreen, kebutuhan perlindungan kulit pun coba diterjemahkan ke dalam pendekatan yang lebih luas. Bukan sekadar melindungi dari paparan UV, tetapi juga menghadirkan perlindungan terhadap panas, formula yang nyaman digunakan, serta kandungan yang mendukung kesehatan kulit sebagai bagian dari rutinitas jangka panjang.

“Kami ingin menjawab satu kebutuhan yang sangat dekat dengan konsumen, setelah begitu banyak perhatian diberikan untuk merawat kulit, bagaimana kita menjaga hasilnya ketika kembali menjalani aktivitas? Itulah alasan kami membawa UV Thermal Relief™ dan Vegan PDRN ke dalam sunscreen,” tandas Vina.

Baca Juga: Wardah Skin Longevity Clinic Hadir di Jakarta, Kenali Hubungan Lifestyle dan Kesehatan Kulit