Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut teknisi ponsel memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Teknisi perlu adaptif terhadap inovasi terbaru, memiliki kemampuan analisis dan pemecahan masalah, serta menguasai standar pelayanan dan keselamatan kerja.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor, mengatakan tuntutan terhadap teknisi semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Karena itu, kemampuan teknisi perlu terus disesuaikan dengan perkembangan inovasi dan kebutuhan industri.

"Dengan begitu, kualitas SDM teknisi nasional dapat menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang semakin modern," kata Afriansyah saat menutup World Cup Circuit Global Championship (CGC) Indonesia 2026 di Gedung Kemnaker, Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Baca Juga: Wamenaker Dorong Peningkatan Kompetensi Teknisi Ponsel

Afriansyah berharap, kompetisi tersebut dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas teknisi Indonesia agar semakin teruji dan mampu bersaing secara global.

"Kemnaker berharap teknisi Indonesia semakin teruji dan mampu bersaing secara global. Kami juga memotivasi komunitas teknisi ponsel di seluruh Indonesia untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional tersebut," ujarnya.

Sementara itu, CGC Indonesia 2026 yang ditutup Wamenaker menghasilkan tujuh pemenang yang berhak mengikuti CGC World Cup 2026 di Poly World Trade Center Expo (PWTC Expo), Guangzhou, Tiongkok, pada 10–11 Oktober 2026.