Siapa sih yang tak mengenal Soleh Solihun? Pria berkacamata yang dikenal khalayak luas sebagai komika ini memiliki jejak perjalanan karier yang begitu berwarna di dunia hiburan Tanah Air.
Baru-baru ini, Soleh Solihun kembali menyapa pecinta layar lebar lewat film Bapak Paling Jujur. Dalam film bergenre komedi ini, Soleh Solihun memerankan karakter Sambodo. Di mana, mengisahkan seorang calon wakil gubernur mendampingi Jonas Prakoso yang diperankan oleh Andovi da Lopez.
Terlepas dari film terbarunya, berikut telah Olenka rangkum dari berbagai sumber, Minggu (18/10/2026), untuk mengenal lebih lanjut sosok dan perjalanan karier Soleh Solihun.
Baca Juga: Adjis Doaibu dan Jejak Kariernya dari Panggung Komika hingga Dunia Film
Profil Soleh Solihun
Soleh Solihun dikenal sebagai aktor, komika, penulis, sutradara, sekaligus presenter kelahiran 2 Juni 1979.
Namanya mulai dikenal sebagai komika setelah tampil dalam acara Stand Up Comedy Show pada 2011. Dari sana, Soleh mulai menjajal dunia akting dan membintangi berbagai film. Bukan hanya itu, ia juga mengemabngkan kiprahnya di balik layar dengan menjadi sutrada untuk sejumlah film.
Di tengah kesibukannya di dunia hiburan, Soleh merupakan lulusan S-1 Ilmu Komunikasi dari Universitas Padjadjaran.
Perihal kehidupan pribadinya, Soleh telah menikah dengan Tetta Riyani Valentia sejak 2011 silam. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua putra, yakni Inggy atau Iggy dan Dylan Maaz Kalandra, yang lahir pada 19 Februari 2019.
Perjalanan Karier di Dunia Jurnalistik
Sebelum dikenal sebagai komika dan aktor, Soleh Solihun lebih dulu meniti karier di dunia jurnalistik. Ia memulai kiprahnya sebagai reporter musik di majalah Trax pada 2004–2005.
Pengalamannya berlanjut di Playboy Indonesia pada 2006–2008 sebagai feature editor. Pada 2007, Soleh juga meraih penghargaan jurnalistik Adiwarta untuk kategori tulisan feature seni dan budaya terbaik.
Karier jurnalistiknya berlanjut di Rolling Stone Indonesia. Bergabung pada 2008, Soleh menjabat sebagai editor hingga 2012.
Selama bekerja di media musik tersebut, ia dikenal lewat tulisan dan pandangannya sebagai pengamat sekaligus kritikus musik. Ia juga pernah menjadi penyiar di 91.6 Indika FM Jakarta selama empat tahun sebelum akhirnya mengundurkan diri.
Baca Juga: Siapa Arief Didu? Intip Profil dan Jejak Kariernya dari Panggung Komika hingga Main Film
Merambah Dunia Komedi dan Akting
Di tengah kesibukannya sebagai jurnalis musik, Soleh mulai merambah dunia komedi. Pada 2011, ia mendapat tawaran tampil dalam program Stand Up Comedy Show di Metro TV setelah produser acara melihat videonya. Soleh pun menjadi komika pertama yang tampil dalam episode perdana program tersebut.
Dalam kesempatan lain, Soleh pernah diminta melawak tunggal di hadapan Joko Widodo sebelum menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Saat itu, ia membawakan materi tentang lalu lintas Jakarta. Meski hanya beberapa orang yang tertawa, Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri termasuk di antaranya.
Kiprah sebagai Aktor, Sutradara, dan Presenter
Setelah dikenal sebagai pelawak tunggal, Soleh mulai mendapat kesempatan berakting. Pada 2013, ia diajak Fajar Nugros untuk tampil dalam salah satu adegan film Refrain. Ia kemudian menggelar pertunjukan tunggal pertamanya bertajuk Majelis Tidak Alim pada 31 Januari 2015 di Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Jakarta.
Namanya semakin dikenal lewat perannya dalam film Hangout garapan Raditya Dika pada 2016. Setahun kemudian, Soleh memulai debut penyutradaraannya lewat film Mau Jadi Apa?, yang disutradarai bersama Monty Tiwa. Film tersebut mengangkat kisah kehidupannya semasa kuliah.
Baca Juga: Dodit Mulyanto dan Kariernya dari Komika hingga Main Film, Pernah Jadi Guru!
Sejak itu, Soleh terus aktif di industri hiburan, baik sebagai aktor maupun kreator di balik layar. Ia terlibat dalam sejumlah film, di antaranya Reuni Z (2018) dan Star Syndrome (2023). Ia juga berkontribusi sebagai penulis dan sutradara dalam beberapa proyek film serta serial web, termasuk Cek Toko Sebelah the Series 2.
Selain berkarier di dunia film dan komedi, pada 2018 Soleh bergabung dengan kelompok geng motor selebritas, The Prediksi yang didirikan oleh Andre Taulany. Ia juga tampil dalam berbagai program televisi, seperti Karikatur Negeri dan Duel Super. Pada 2025, Soleh dipercaya menjadi juri utama Indonesian Idol musim ke-14.