Praktisi bisnis dan edukator finansial Dr. Dhiraj Kelly Sawlani menjadi narasumber utama dalam seminar literasi keuangan bertajuk "Literasi Pemanfaatan Teknologi untuk Investasi" di Kampus Universitas Sahid, Jakarta, Sabtu (24/10).

Kegiatan yang diinisiasi lewat kerja sama dengan PT Smartin Advisor Sistem ini sekaligus menandai peluncuran program Sahid Future Entrepreneur Workshop (SFEW), bagian dari pilar Sahid Smart Move 2027: Cerdas Finansial, Berani Berwirausaha.

Pentingnya Memahami Batas Investasi, Trading, dan Manajemen Risiko

Dalam pemaparannya, Dr. Dhiraj menggarisbawahi bahwa kunci utama dalam mengelola keuangan adalah memahami perbedaan fundamental antara investasi dan trading:

  • Investasi: Berorientasi pada pertumbuhan nilai aset jangka panjang yang bertumpu pada analisis fundamental dan potensi bisnis.
  • Trading: Memanfaatkan fluktuasi pergerakan harga pasar dalam jangka pendek melalui strategi terukur, mencakup penentuan titik masuk (entry point), ukuran posisi (position sizing), target profit, serta batas kerugian (stop loss).

Ia menegaskan bahwa keberhasilan finansial diukur bukan dari besarnya keuntungan semata, melainkan dari konsistensi seseorang dalam melindungi modal awal (capital protection).

Baca Juga: OJK Apresiasi Bank Jakarta: Dorong Inklusi Keuangan dalam FinFest 2026

"Investasi dan trading bukan tentang mana yang lebih menguntungkan, tetapi mana yang paling sesuai dengan tujuan finansial, profil risiko, dan kemampuan masing-masing individu. Prinsip utamanya adalah melindungi modal sebelum mengejar keuntungan," ungkap Dr. Dhiraj Kelly Sawlani.

Kolaborasi Akademisi dan Industri untuk Cetak Generasi Muda Cerdas Finansial

Peluncuran program Sahid Future Entrepreneur Workshop (SFEW) melalui kolaborasi Universitas Sahid dan PT Smartin Advisor Sistem ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis di era ekonomi digital.

Melalui sinergi antara dunia industri dan akademisi, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan teknologi keuangan secara bijak, bertanggung jawab, serta mengambil keputusan finansial yang terukur demi membangun ekosistem wirausaha muda yang tangguh.

Edukasi finansial sejak dini di lingkungan kampus menjadi langkah strategis untuk mencetak generasi muda yang cerdas, mandiri, dan siap menghadapi dinamika ekonomi masa depan.