Pisang Goreng Madu Bu Nanik menjadi salah satu kudapan yang mungkin sudah tak asing lagi bagi para pecinta kuliner. Nanik Soelistiowati adalah sosok di balik kesuksesan bisnis kuliner yang sudah dirintis sejak 2007 silam dan masih eksis hingga saat ini, bahkan mulai berekspansi hingga ke luar Jabodetabek.
Pisang Goreng Madu Bu Nanik cukup unik. Warnanya yang cenderung gelap, membuat banyak orang sering mengira olahan Nanik Soelistiowati ini adalah pisang goreng gosong. Padahal, itu karena adanya campuran madu dalam adonan pisang yang terkaramelisasi ketika digoreng.
Meski tampilannya seperti pisang goreng gosong, Pisang Goreng Madu Bu Nanik ini memiliki cita rasa manis dan legit. Tak ayal, kalau banyak penikmatnya! Bahkan, banyak pecintanya yang menjadikan kudapan milik Bu Nanik ini sebagai oleh-oleh dari Jakarta.
Baca Juga: Kisah Sukses Ikon Restoran Bakmi Indonesia, Bakmi GM: Berangkat dari Warung Pinggir Jalan
Dalam sebuah kesempatan, Nanik Soelistiowati berbagi kisah ketika merintis bisnis kuliner miliknya itu. Dulu, hampir setiap hari, Nanik hanya menghabiskan waktu dua jam untuk tidur. Sisanya, ia harus melakukan semua pekerjaannya sendiri. Mulai dari belanja ke pasar, membuat pisang goreng madu, hingga mengantar pesanan seorang diri.
“Saya tidur itu cuma 2 jam. (Pesanan catering) Breakfast, lunch, dinner, supper di Dharmawangsa. Jadi breakfast itu berangkat jam 4 atau jam 5. Lunch itu berangkat jam 8. Dinner itu berangkat jam 4. Supper itu berangkat jam 11. Saya tidur hanya 2 jam sehari. Awal catering itu saya belanja ke pasar sendiri, saya setir sendiri. Saya belanja, masak, setir sendiri. Jaga hotel, pulang, masak lagi. Tidur sehari cuma cukup 2 jam,” cerita Nanik seperti Olenka kutip, Jumat (27/12/2024).