Sayuran mentah sering dipuji karena kandungan nutrisi alaminya yang masih utuh. Namun, tahukah kamu bahwa beberapa jenis sayuran justru mengalami peningkatan kadar gizi dan antioksidan setelah melalui proses pemanasan? 

Melansir dari laman Health, proses memasak dapat memecah dinding sel tanaman yang keras, sehingga memudahkan tubuh kita untuk menyerap berbagai vitamin dan mineral penting.

1. Asparagus

Proses memasak asparagus berfungsi melunakkan teksturnya sekaligus memecah dinding sel untuk melepaskan antioksidan penting seperti chlorogenic acid. 

Asparagus kaya akan vitamin E dan K yang larut dalam lemak, sehingga mengolahnya dengan cara mengukus atau menumis cepat menggunakan sedikit minyak zaitun akan membantu tubuh menyerap nutrisi tersebut secara maksimal.

2. Wortel

Efek serupa juga terjadi pada wortel yang kaya akan beta-karoten untuk kesehatan mata, imunitas, dan kulit. 

Baca Juga: 7 Sayuran Ajaib untuk Jaga Kesehatan Ginjalmu, Konsumsi Yuk!

Penelitian menunjukkan bahwa penyerapan beta-karoten dari wortel yang ditumis bersama sedikit lemak sehat bisa melonjak hingga sekitar 75%, jauh melampaui wortel mentah yang hanya terserap sekitar 11%.

3. Tomat

Proses pemanasan pada tomat dapat meningkatkan kadar likopen, antioksidan kuat penajam kesehatan jantung dan penangkal penuaan dini. 

Memasak tomat juga membantu menurunkan kadar asam oksalatnya sehingga lebih aman bagi penderita batu ginjal, meskipun suhu panas sedikit mengurangi kandungan vitamin C di dalamnya.

4. Jamur

Memasak jamur terbukti meningkatkan kandungan antioksidannya secara drastis, bahkan sebuah studi mencatat lonjakan kadar flavonoid penangkal peradangan hingga sekitar 811% setelah dimasak selama 15 menit. Menggunakan metode cepat seperti mengukus atau microwave sangat disarankan agar manfaatnya tetap terjaga.

5. Bayam

Bayam matang menyajikan beta-karoten serta mineral penting seperti zat besi dan kalsium yang jauh lebih mudah diserap oleh tubuh. 

Memilih metode mengukus ketimbang merebus bayam akan menjaga mineral tersebut agar tidak terbuang bersama air, sekaligus menekan risiko kehilangan vitamin C.

Memahami cara pengolahan yang tepat untuk setiap jenis sayuran membantu kita meraih manfaat gizi yang paling maksimal di setiap hidangan.