Pengembang kawasan modern terpadu Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) meraih pra-penjualan sebesar Rp2,61 triliun pada periode sembilan bulan pertama tahun 2026. Raihan tersebut sudah mencapai 125,91% dari target awal 2026 yaitu Rp2,08 triliun. Dengan adanya revisi kenaikan target baru 2026 sebesar Rp2,95 triliun, raihan pra-penjualan sebesar Rp2,61 triliun tersebut sudah mencapai 88.57%.

Penjualan lahan industri masih menjadi tulang punggung utama dalam pencapaian pra-penjualan tersebut. “Pada periode sembilan bulan pertama tahun 2026, penjualan lahan industri Perseroan dikontribusikan oleh segmen data center,” kata Tondy Suwanto, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Perseroan.

“Seiring dengan adanya lonjakan kebutuhan teknologi kecerdasan buatan (AI), dan memperhatikan kesiapan DMAS dalam menyediakan infrastruktur terbaik maupun fasilitas premium bagi para pemain data center kelas dunia, kami percaya permintaan lahan untuk data center masih terbuka lebar” ujar Tondy Suwanto.

Baca Juga: In This Economy, Pengembang Deltamas Naikkan Target Prapenjualan, Apa Alasannya?

Pada kuartal ketiga 2026 ini pula, Perseroan telah meluncurkan klaster hunian terbaru yang bernama Klaster Meliora Kota Deltamas. Dengan mengusung konsep A Better Way to Live, Klaster hunian 2 lantai ini dirancang menggunakan  gaya  arsitektur  modern kontemporer yang efisien, menargetkan para pekerja profesional serta keluarga muda.

Perseroan optimis untuk meraih target baru pra-penjualan tahun 2026 sebesar Rp2,95 triliun, yang berasal dari penjualan sektor industri serta didukung pula oleh penjualan produk hunian dan produk komersial.

Perseroan berkomitmen untuk tetap mengupayakan layanan terbaik bagi konsumennya dan mengembangkan kawasan industri, hunian, dan komersialnya untuk mewujudkan misi jangka panjang Perseroan dalam mengembangkan Kota Deltamas sebagai sebuah kawasan terpadu modern dan ramah lingkungan dan sebagai pusat regional di timur Jakarta, serta untuk terus meningkatkan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan.