Vitamin D adalah nutrisi esensial yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga kekuatan tulang, menjaga suasana hati tetap baik, serta mendukung sistem kekebalan tubuh.
Namun, tahukah kamu bahwa cara mengonsumsinya berpengaruh besar terhadap seberapa banyak nutrisi yang bisa diserap oleh tubuh?
Sebagai vitamin yang larut dalam lemak, vitamin D membutuhkan bantuan lemak sehat di dalam saluran pencernaan agar penyerapannya jauh lebih optimal.
Melansir dari laman Health, berikut adalah 5 jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi bersamaan dengan vitamin D. Intip, yuk!
1. Ikan Berlemak
Ikan berlemak kaya akan lemak sehat yang sangat ramah bagi jantung sekaligus membantu penyerapan vitamin D.
Sebuah studi pada 2015 menemukan fakta menarik: penyerapan vitamin D3 meningkat hingga 32% pada orang yang mengonsumsi suplemen bersama makanan berlemak dibandingkan dengan makanan tanpa lemak. Hebatnya lagi, banyak jenis ikan ini juga sudah secara alami menjadi sumber vitamin D yang baik.
Baca Juga: 5 Jenis Teh yang Bantu Kulit Lebih Sehat, Lembap, dan Glowing
2. Minyak Zaitun
Minyak zaitun dikenal sebagai salah satu minyak paling sehat di dunia karena kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk jantung, kaya antioksidan, serta mendukung kesehatan pencernaan.
Mengonsumsi makanan yang dimasak dengan minyak zaitun, atau memilih suplemen vitamin D softgel berbahan dasar minyak zaitun, dapat membantu tubuh menyerap vitamin ini dengan jauh lebih efektif.
3. Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian
Selain kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan yang baik untuk menurunkan risiko penyakit jantung, kacang-kacangan dan biji-bijian merupakan sumber lemak sehat yang sangat bagus.
Mengonsumsinya sebagai camilan atau campuran makanan saat minum suplemen vitamin D akan membantu proses penyerapan nutrisi di dalam usus.
4. Alpukat
Buah yang satu ini kaya akan lemak tak jenuh yang menyehatkan, vitamin, serta berbagai nutrisi penting lainnya. Rutin mengonsumsi alpukat tidak hanya mendukung kesehatan kardiovaskular dan manajemen berat badan, tetapi juga membantu tubuh menyerap vitamin D dengan lebih sempurna.
5. Produk Susu Lemak Utuh
Produk susu murni yang masih mempertahankan kandungan lemak alaminya adalah pilihan yang sangat baik untuk dikombinasikan dengan vitamin D.
Selain itu, banyak produk susu di pasaran yang juga sudah difortifikasi (ditambahi) vitamin D guna mencegah defisiensi pada tubuh.
Adakah yang Menghambat Penyerapan Vitamin D?
Meskipun makanan berlemak membantu penyerapan, ada beberapa hal justru bisa menurunkan efektivitas penyerapan vitamin D di usus:
- Makanan Tinggi Serat Berlebih: Serat membuat makanan bergerak lebih cepat di dalam usus sehingga waktu penyerapan nutrisi menjadi lebih singkat. Studi menunjukkan bahwa konsumsi serat 20 gram atau lebih per hari dapat menurunkan kadar penyerapan vitamin D. Jika kamu menjalani diet tinggi serat, beri jarak waktu antara konsumsi serat dan suplemen vitamin D.
- Interaksi Suplementasi Lain: Dosis tinggi suplemen seperti Vitamin E, Vitamin K, zat besi, dan kalsium dapat berinteraksi dengan penyerapan vitamin D. Sebaiknya beri jeda waktu atau konsultasikan dengan dokter untuk mengatur jadwal minum vitamin yang tepat.
Dengan memadukan sumber lemak sehat yang tepat, manfaat vitamin D yang kamu konsumsi bisa terserap secara maksimal oleh tubuh. Semoga bermanfaat, Growthmates!