Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono turut memberikan reaksi cepat terkait kabar yang menyebutkan anak-anak panti asuhan disebut tidak menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menjelaskan jika para anak-anak panti yang sudah bersekolah justru mendapatkan MBG melalui sekolahnnya masing-masih sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

"Anak panti diberikan MBG di tempat mereka bersekolah. Ada mekanisme dan regulasinya. Mohon dukungan selalu," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip Senin (12/10/2026).

Baca Juga: MBG Digelar Prasmanan di Sekolah, Siswa Bisa Ambil Sendiri hingga Nambah Porsi: Mengurangi Keracunan

Baca Juga: Jamal Mirdad Rilis Lagu 'Nasi Hangat', Suarakan Dukungan untuk Program MBG

Baca Juga: MBG Biang Keroknya, Siapapun Pasangan Prabowo di 2029 Bakal Berat, Bisa-bisa Kalah Telak!

Sementara itu, untuk menyalurkan MBG khusus balita dilakukan melalui posyandu. "Untuk balita juga disalurkan melalui channel-channel MBG yaitu posyandu, yang juga merupakan salah satu saluran distribusi program," ujarnya lagi.

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan bahwa penyaluran MBG dilakukan melalui jalur distribusi sesuai kelompok penerima manfaat. 

Untuk anak usia sekolah memperoleh makanan melalui sekolah, sedangkan balita dapat mengakses program melalui posyandu.