Growthmates, hasil makeup yang flawless tidak selalu ditentukan oleh foundation mahal atau palet eyeshadow yang sedang viral. Salah satu faktor yang sering kali justru menentukan hasil akhir riasan adalah kuas makeup yang digunakan.
Bagi pemula, banyaknya pilihan kuas dengan bentuk, ukuran, kepadatan, dan jenis bulu yang berbeda memang bisa terasa membingungkan. Padahal, Anda tidak harus langsung memiliki satu set kuas profesional yang lengkap untuk mulai belajar makeup.
Dengan memahami fungsi beberapa kuas dasar, Anda sudah bisa mengaplikasikan makeup dengan lebih rapi, mulai dari foundation yang terlihat menyatu dengan kulit hingga eyeshadow yang terbaur sempurna.
Dan, dikutip dari Times of India, Selasa (6/10/2026), berikut 5 jenis kuas makeup yang penting diketahui pemula.
1. Kuas Foundation
Sesuai namanya, kuas foundation digunakan untuk meratakan produk complexion ke seluruh wajah. Kuas dengan bulu yang lebih padat memberikan kontrol lebih baik saat menempatkan dan meratakan produk, sedangkan kuas yang lebih fluffy dapat membantu menyebarkan foundation dengan hasil yang lebih ringan.
Untuk mendapatkan tampilan yang natural, aplikasikan foundation sedikit demi sedikit, dimulai dari bagian tengah wajah kemudian dibaurkan ke arah luar. Hindari langsung menyapukan produk dalam jumlah banyak.
Anda bisa menggunakan gerakan memutar lembut atau buffing untuk membuat foundation lebih menyatu dengan kulit. Teknik stippling, yakni menepuk-nepuk ringan permukaan wajah dengan kuas, juga bisa digunakan untuk membangun coverage secara bertahap tanpa membuat makeup terlihat terlalu tebal.
2. Kuas Bedak atau Powder Brush
Setelah complexion selesai, kuas bedak membantu mengunci makeup sekaligus memberikan hasil akhir yang lebih rapi. Kuas ini umumnya memiliki ukuran lebih besar dengan bulu yang lembut dan mengembang sehingga dapat menyebarkan bedak secara merata ke area wajah yang luas.
Selain digunakan untuk mengaplikasikan bedak, kuas berukuran besar ini juga dapat dimanfaatkan untuk bronzer atau memberikan sentuhan ringan pada area seperti pipi dan T-zone.
Menurut Real Techniques, bentuk kuas yang besar dan fluffy membuatnya cocok untuk aplikasi bedak secara menyeluruh. Namun, jangan langsung mengambil terlalu banyak produk. Ketuk kuas terlebih dahulu setelah mengambil bedak untuk menghilangkan kelebihan produk sebelum menyentuhkannya ke wajah.
Cara sederhana ini dapat membantu menghindari hasil makeup yang terlalu tebal atau cakey.
Baca Juga: Maliao Indonesia Bawa Inovasi Makeup On The Go dengan Keunggulan yang Dibutuhkan Perempuan Masa Kini
3. Kuas Perona Pipi atau Blush Brush
Berukuran lebih kecil dibandingkan powder brush, blush brush dirancang untuk membantu mengaplikasikan warna pada area pipi dengan lebih terarah.
Sebelum mengaplikasikan blush, ambil sedikit produk lalu ketuk kuas untuk mengurangi pigmen berlebih. Setelah itu, aplikasikan secara perlahan pada area pipi sesuai tampilan yang diinginkan.
Anda dapat menempatkan blush pada bagian tertinggi pipi atau apple of the cheeks, kemudian membaurkannya ke arah pelipis untuk menciptakan efek wajah yang lebih segar.
Jenis bulu kuas juga dapat memengaruhi hasil akhir. Kuas yang lebih fluffy cenderung menghasilkan sapuan warna yang lembut dan menyebar, sementara kuas dengan bulu yang lebih padat dapat memberikan pigmentasi yang lebih intens.
Bagi pemula, kuas dengan bulu yang lembut dan mudah dibaurkan bisa menjadi pilihan karena membantu mengontrol intensitas warna secara bertahap.
4. Kuas Eyeshadow
Kuas eyeshadow menjadi salah satu alat penting untuk menciptakan riasan mata. Namun, perlu diketahui bahwa satu kuas saja belum tentu cukup untuk mengerjakan seluruh tahapan makeup mata.
Kuas dengan bentuk datar dan bulu yang lebih padat cocok digunakan untuk packing eyeshadow, terutama ketika ingin mendapatkan warna yang lebih pekat pada kelopak mata. Sementara itu, kuas yang lebih fluffy dan fleksibel lebih ideal untuk membaurkan warna agar transisi antar-eyeshadow terlihat halus.
Jika ingin mendapatkan pigmentasi maksimal, aplikasikan eyeshadow dengan gerakan menekan atau menepuk produk pada kelopak mata, bukan menyapukannya secara berulang.
Setelah warna menempel, gunakan kuas blending untuk melembutkan bagian tepi dan menghilangkan garis yang terlalu tegas. Dengan kombinasi teknik tersebut, riasan mata bisa terlihat lebih berdimensi tanpa tampak berlebihan.
5. Kuas Bersudut atau Angled Brush
Ukurannya memang kecil, tetapi angled brush termasuk salah satu kuas yang paling serbaguna. Bentuknya yang miring membuat kuas ini ideal untuk pekerjaan yang membutuhkan presisi, seperti membentuk alis hingga membuat eyeliner.
Untuk alis, kuas ini dapat digunakan bersama eyebrow powder atau pomade untuk menciptakan guratan tipis yang menyerupai helai rambut. Teknik tersebut dapat membantu menghasilkan tampilan alis yang lebih natural.
Angled brush juga dapat digunakan bersama gel eyeliner untuk membuat garis mata, termasuk tampilan winged eyeliner. Bagi yang menyukai makeup mata bernuansa lebih intens, kuas ini bahkan dapat digunakan untuk mengaplikasikan eyeshadow berwarna gelap di sepanjang garis bulu mata dan kemudian membaurkannya untuk menciptakan efek smoky.
Bagi pemula, memahami fungsi kuas makeup tidak harus dimulai dari koleksi yang lengkap. Lima jenis kuas tersebut sudah dapat menjadi perlengkapan dasar untuk membantu mengaplikasikan complexion, blush, bedak, eyeshadow, hingga membentuk alis dan eyeliner.
Seiring bertambahnya pengalaman, Anda bisa menambahkan jenis kuas lain sesuai kebutuhan dan teknik makeup yang ingin dikuasai. Yang terpenting bukan seberapa banyak kuas yang dimiliki, melainkan memahami cara menggunakan masing-masing kuas untuk mendapatkan hasil makeup yang sesuai.
Baca Juga: Beauty Sponge vs Kuas Makeup, Mana yang Lebih Bagus untuk Foundation?