Meskipun minum teh tidak bisa menggantikan penggunaan tabir surya (sunscreen) atau rangkaian perawatan kulit harianmu, beberapa jenis teh ternyata mampu memberikan dukungan ekstra bagi kesehatan kulit.

Berbagai jenis teh mengandung senyawa tanaman yang dapat membantu meredakan peradangan, melawan stres oksidatif, hingga menjaga keseimbangan hormon dari dalam.

Melansir dari laman Health, berikut adalah 5 jenis teh yang baik untuk merawat kulitmu. Yuk, simak baik-baik, ya!

1. Teh Hijau (Green Tea)

Manfaat Utama: Membantu melawan penuaan dini dan perlindungan dari sinar UV.

Teh hijau berasal dari tanaman Camellia sinensis yang juga menjadi induk dari teh hitam, oolong, dan teh putih. Teh ini kaya akan antioksidan jenis katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG). Senyawa ini melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas (oksidatif stres) dan peradangan yang dapat merusak kolagen serta elastin pemicu keriput.

Sebuah uji klinis menunjukkan bahwa partisipan yang rutin minum tiga cangkir teh hijau sehari selama dua minggu mengalami peningkatan aktivitas antioksidan pada kulit mereka hingga sekitar 29%.

2. Teh Putih (White Tea)

Manfaat Utama: Menjaga kekencangan dan elastisitas kulit.

Terbuat dari kuncup dan daun teh muda yang diproses secara minimal, teh putih mempertahankan banyak antioksidan penting termasuk EGCG, kuersetin, dan teaflavin.

Kandungan antioksidan ini membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV serta menjaga protein kolagen dan elastin agar kulit tetap kencang dan kenyal.

Baca Juga: 5 Minyak Wajah untuk Menutrisi Kulit Kering

3. Teh Hibiscus (Bunga Sepatu)

Manfaat Utama: Meningkatkan hidrasi kulit.

Teh herbal bebas kafein ini terbuat dari kelopak bunga Hibiscus sabdariffa yang diseduh dengan cita rasa asam segar khas buah. Hibiscus mengandung antioksidan antosianin (pigmen merahnya) serta asam klorogenat yang melindungi sel tubuh.

Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa senyawa dalam hibiscus dapat mendukung produksi asam hialuronat (hyaluronic acid) dan kolagen. Dalam sebuah studi, partisipan dengan kulit kering dan rusak akibat matahari yang mengonsumsi ekstrak hibiscus mengalami peningkatan hidrasi serta elastisitas kulit yang signifikan.

4. Teh Chamomile

Manfaat Utama: Melindungi sel dari kerusakan.

Teh herbal bebas kafein ini populer diminum sebelum tidur karena efek menenangkannya. Teh chamomile mengandung senyawa apigenin yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.

Sebagian besar penelitian tentang chamomile berfokus pada ekstrak topikal (dioleskan ke kulit) untuk meredakan kemerahan atau gejala eksim, bukan dari air seduhannya. Hindari menempelkan kantong teh basah langsung ke kulit karena bisa memicu iritasi, dan berhati-hatilah jika kamu memiliki alergi terhadap bunga aster atau marigold.

5. Teh Rooibos

Manfaat Utama: Perlindungan terhadap stres oksidatif akibat sinar UVB.

Rooibos adalah teh herbal bebas kafein asal Afrika Selatan (Aspalathus linearis) dengan rasa yang lembut dan sedikit manis. Teh ini memiliki antioksidan unik bernama aspalathin serta nothofagin yang dalam studi laboratorium terbukti membantu melindungi sel kulit dari kerusakan serta stres oksidatif akibat paparan sinar UVB.

Cara Memasukkan Teh ke dalam Rutinitas Perawatan Kulit

Jika kamu tertarik mendapatkan manfaat tambahannya, menurut Health, beberapa tips berikut bisa dicermati:

  • Pilih jenis teh yang paling sesuai dengan kebutuhan atau masalah kulitmu.
  • Mulailah dengan minum satu cangkir sehari untuk melihat bagaimana tubuh dan kulitmu meresponnya.
  • Perhatikan kandungan kafeinnya: Teh hijau dan putih mengandung kafein, sementara hibiscus, chamomile, dan rooibos bebas kafein.
  • Jadikan teh sebagai pelengkap hidrasi dan skincare harianmu, bukan pengganti produk perawatan kulit utama.
  • Konsultasikan dengan dokter jika kamu sedang hamil, menyusui, mengonsumsi obat tertentu, atau memiliki riwayat alergi.

Memilih minuman yang tepat ternyata bisa menjadi salah satu cara menyenangkan untuk merawat kecantikan dari dalam. Apakah kamu sudah rutin minum salah satu teh di atas?