Pernah gak kamu jalan bareng seseorang, tetapi baru beberapa menit melangkah, dia sudah jauh beberapa langkah di depan? Padahal kamu merasa berjalan dengan kecepatan normal.
Kebiasaan berjalan cepat ternyata kerap dikaitkan dengan karakter atau kecenderungan perilaku tertentu. Psikolog klinis berlisensi Dr. Holly Schiff, Psy.D., menjelaskan bahwa kebiasaan sehari-hari seseorang dapat memberikan gambaran mengenai kecenderungan kepribadiannya, termasuk cara seseorang berjalan.
Hal serupa juga dibahas dalam penelitian yang dilansir Economic Times. Kecepatan berjalan disebut dapat berkaitan dengan sejumlah karakter, terutama sifat yang berhubungan dengan energi, kedisiplinan, dan kestabilan emosi.
Meski begitu, cara berjalan tentu bukan satu-satunya cara untuk membaca kepribadian seseorang. Ada banyak faktor lain yang dapat memengaruhi kecepatan berjalan, seperti situasi, tujuan perjalanan, kebiasaan, hingga kondisi fisik.
Lantas, karakter seperti apa yang kerap dikaitkan dengan orang yang terbiasa berjalan cepat?
1. Punya Energi Tinggi
Orang yang memiliki energi tinggi disebut cenderung lebih aktif dalam menjalani berbagai kegiatan. Hal tersebut kemudian dapat tercermin dari cara mereka bergerak, termasuk ketika berjalan.
“Memiliki energi tinggi bisa membuat kita secara alami berjalan lebih cepat, karena tubuh senantiasa siap untuk bergerak dan beraktivitas sepanjang hari,” ujar Dr. Schiff, seperti dikutip dari Parade pada Rabu (30/09/2026).
Dengan kata lain, langkah kaki yang cepat bisa saja menjadi salah satu gambaran dari seseorang yang terbiasa aktif dan memiliki dorongan untuk terus bergerak.
Namun, bukan berarti setiap orang yang berjalan cepat otomatis memiliki energi tinggi. Konteks dan kebiasaan sehari-hari tetap perlu diperhatikan.
Baca Juga: 5 Aturan Keluarga untuk Membentuk Anak Tangguh dan Berkarakter
2. Cenderung Gak Suka Menunggu
Kebiasaan berjalan cepat juga kerap dikaitkan dengan sifat tidak sabaran. Orang dengan kecenderungan ini biasanya memiliki toleransi yang lebih rendah terhadap situasi yang membuat mereka harus menunggu.
Mereka bisa merasa kurang nyaman ketika berada di lingkungan yang bergerak lambat atau ketika harus menunggu sesuatu yang menurut mereka sebenarnya bisa dilakukan dengan lebih cepat.
Dalam kondisi tertentu, rasa tidak sabar tersebut dapat muncul dalam bentuk frustrasi atau kecemasan ketika aktivitas tidak berjalan sesuai ritme yang diharapkan.
3. Sigap Mengambil Keputusan
Kecepatan berjalan juga disebut dapat berkaitan dengan kecenderungan seseorang yang sigap dan tegas dalam mengambil keputusan.
Orang dengan karakter ini biasanya tidak terlalu suka berlama-lama dalam menentukan pilihan. Setelah mempertimbangkan sesuatu, mereka cenderung segera mengambil keputusan dan bergerak untuk menjalankannya.
Dr. Schiff menyebut orang yang memiliki kebiasaan berjalan cepat biasanya tidak suka membuat orang lain menunggu terlalu lama untuk mendapatkan keputusan darinya.
Meski demikian, berjalan cepat tentu tidak bisa dijadikan bukti bahwa seseorang selalu tegas atau cepat mengambil keputusan. Kebiasaan tersebut hanya dapat menjadi salah satu kecenderungan yang menarik untuk diamati.
Baca Juga: Benarkah Cara Anda Menyukai Telur Bisa Mengungkap Kepribadian? Ini Kata Psikologi
4. Teliti dan Berorientasi pada Tujuan
Karakter lain yang sering dikaitkan dengan kebiasaan berjalan cepat adalah sifat teliti, bertanggung jawab, dan berorientasi pada tujuan.
Salah satu temuan yang dibahas dalam studi yang diterbitkan Social Psychological and Personality Science menunjukkan adanya hubungan antara kecepatan berjalan dengan karakter yang berkaitan dengan ketelitian dan orientasi terhadap tujuan.
Orang yang terbiasa mengejar efisiensi biasanya memiliki tujuan yang ingin dicapai dalam aktivitas sehari-harinya. Cara mereka bergerak pun bisa mencerminkan kecenderungan tersebut, termasuk berjalan dengan langkah yang lebih cepat.
Meski begitu, hubungan antara gaya berjalan dan kepribadian bukanlah sesuatu yang bisa digunakan untuk menilai seseorang secara mutlak. Kecepatan seseorang berjalan dapat berubah tergantung situasi dan kondisi yang sedang dihadapi.
Jadi, kalau kamu punya teman yang setiap jalan bareng selalu beberapa langkah lebih dulu, bisa saja dia memang terbiasa bergerak cepat dan efisien. Tapi, untuk benar-benar mengetahui kepribadiannya, tentu nggak cukup hanya melihat dari langkah kakinya.